Jumat, 04 OKTOBER 2024 • 18:10 WIB

Acara Senam 200an Emak-Emak Bersama Cabup 01 Dibubarkan, Kades Semboro: Mereka Gak Ada Izin

Author

Kades Bubarkan Acara Senam 200an emak-emak.

INDOZONE.ID - Sebanyak 200an emak-emak yang berasal dari Kecamatan Umbulsari, Desa Krangkongan, Desa Sudorejo, Desa Semboro, Desa Sidomekar wilayah Kecamatan Semboro, Jember berkumpul di lapangan Desa Semboro, Kecamatan Semboro, Jember, Jumat (4/10/2024) pagi.

Mereka bermaksud ikut kegiatan senam sehat bersama Cabup Nomor Urut 01 Hendy Siswanto. Namun saat akan melaksanakan kegiatan, acara yang menurut panitia pelaksana sudah memiliki surat izin. Malah dibubarkan oleh Kepala Desa Semboro Antoni.

Dari kejadian ini, 200an emak-emak itu merasa kecewa. Salah satu pengurus DPC PDI Perjuangan Jember Indrijati menilai sikap kepala desa arogan, dan disinyalir bersikap tidak netral.

Baca Juga: Amunisi Bertambah, Paslon Heri Koswara-Sholihin Dapat dari Jaringan Relawan Advokat Bekasi

"Acara senan hari ini adalah bagian dari kegiatan kampanye Paslon 01, jadwalnya juga sudah ada di KPU. Acara ini dari partai pendukung PDI Perjuangan yang mempunyai komunitas senam, wilayah Kecamatan Umbulsari dan Semboro, juga bersama beberapa komunitas," kata Indrijati saat dikonfirmasi sejumlah wartawan.

Acara senam pagi itu seyogyanya dihadiri oleh Cabup Hendy Siswanto, kata Indrijati, tapi gagal dilaksanakan. Karena dibubarkan oleh Kades Semboro Antoni.

Kades Bubarkan Acara Senam 200an emak-emak.

"Memang ada panitia sendiri dari acara ini, tapi tiba-tiba dibubarkan Pak Kades Antoni itu. Soal izin, informasi yang saya terima sudah semua, dari Kecamatan, Polsek, Koramil, Muspika lah intinya sudah semua. Memang dari Kades ini yang tiba-tiba tidak mengizinkan, katanya yang punya wilayah yang tidak izinkan," ujarnya.

"Acara ini ditolak sama Toni, disebut tidak ada izin tertulis. Padahal ada. Ada acara di Pasar Semboro juga ditolak. Nasyarakat yang tadinya diarahkan ke Lapangan Semboro itu tiba-tiba sudah dipakaikan baju pink. Pak Kades membubarkan juga tidak didampingi Polisi ataupun Tentara, hanya perangkatnya saja," sambungnya.

Baca Juga: Resmi Dilantik Sebagai Anggota DPR RI, Muslim Ayub Ini Berkat Dukungan Masyarakat Aceh Kepada Saya

Dengan gagalnya kegiatan senam ini, perempuan mantan Anggota DPRD Jember ini juga mengaku jika ratusan emak-emak mengaku kecewa.

"Lebih lanjut hal ini akan diurus oleh pengurus partai. Kita mengalah, kita pindahkan senam ini ke lahan milik warga. Jujur kita kecewa, kami menduga Pak Kades tidak netral," ucapnya.

Sementara itu terkait pembubaran acara senam pagi itu, Kades Semboro Antoni membenarkan hal tersebut. Ia menegaskan, acara yang digelar itu memang tidak ada izin.

"Karena mereka tidak ada izin, tiba-tiba mengadakan acara besar, dan itu tidak hanya warga Semboro saja. Tapi banyak dari luar desa. Kita kan punya tatanan prosedur, jadi mereka harus izin dulu," kata Antoni saat dikonfirmasi terpisah.

Terkait klaim adanya surat permohonan izin tertulis yang sebelumnya sudah disampaikan oleh panitia.

"Itu hanya pemberitahuan dan mendadak. Itu bukan surat izin, hanya pemberitahuan mendadak. Baru diserahkan kemarin, dan sudah kita balas dengan surat juga. Balasannya saya tidak mengizinkan, karena memang mereka tidak izin," tegasnya.

Menanggapi soal sikap kades yang tidak netral dengan adanya aksi pembubaran yang dilakukan. Antoni mengatakan, dirinya bertindak sudah sesuai prosedur.

"Terkait dengan itu ke depan kita fleksibel saja. Asumsi publik itu beraneka ragam. Sah-sah saja mereka mengatakan seperti itu. Namun faktanya seperti yang saya katakan tadi (membubarkan karena tidak ada izin)," tandasnya.

Terpisah, Ketua Tim Hukum Paslon Nomor Urut 01 Pilkada Jember Basuki mengaku sudah menerima informasi soal adanya kasus pembubaran acara senam pagi bagian kampanye yang dilakukan oleh Kades Semboro.

Namun demikian, kata Basuki, pihaknya masih akan melakukan kajian dan mendalami kasus tersebut.

"Iya kami sudah terima videonya dan masih kita dalami. Tapi yang jelas, jadwal hari ini memang paslon kami 01 ada giat kampanye di wilayah sana," kata Basuki.

"Lebih lanjut kami dalami. Kalaupun kami pastikan benar ada pelanggaran, kami akan sampaikan somasi ke Bawaslu. Untuk ada tindakan tegas," imbuhnya menegaskan.


Banner Z Creators.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU