Kamis, 19 MARET 2026 • 15:22 WIB

Ali Larijani Tewas, Pesan Pemimpin Tertinggi Iran untuk AS-Israel: Setiap Tetes Darah Ada Pembalasan Setimpal!

Author

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei. (Majid Asgaripour/WANA via Reuters)

INDOZONE.ID - Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei, menegaskan akan balas dendam atas kematian Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani.

Larijani meninggal dunia dalam serangan Amerika Serikat (AS)-Israel pada Selasa 17 Maret 2026, waktu setempat. 

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, tewas dalam serangan udara AS-Israel. (REUTERS/Omar Sanadiki)

Selain Larijani, putranya yang bernama Morteza, ajudan bernama Alireza Bayat, beberapa anggota staf dewan, dan pengawal juga menjadi korban jiwa.

Larijani merupakan sosok penting dalam pemerintahan Iran yang berperan dalam bidang politik, militer, keamanan, budaya, dan administrasi. 

Baca juga: Serang Ladang Gas Terbesar Milik Iran, PBB 'Sentil' AS dan Israel

Mojtaba menilai Larijani sebagai pria berpengetahuan luas, berwawasan, dan bijaksana. Tak ayal, kehilangannya merupakan pukulan besar bagi Iran.

"Setiap tetes darah memiliki pembalasan yang setimpal dan bahwa para pembunuh kriminal para martir itu akan segera menerima balasannya," unkap Mojtaba, dikutip dari ANTARA, Kamis (19/3/2026).

Eskalasi Perang AS-Israel vs Iran

Perang di Timur Tengah dimulai dengan serangan AS-Israel ke Iran, pada 28 Februari 2026. Pihak Teheran membalas dengan menyerang Israel dan sejumlah pangkalan militer AS di Timur Tengah.

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, jadi salah satu korban jiwa dari serangan AS-Israel. Posisi Ali Khamenei digantikan oleh Mojtaba yang merupakan putra keduannya.

Setelah Ali Khamenei, Iran juga kehilangan Larijani, Menteri Pertahanan Aziz Nasirzadeh, dan Menteri Intelijen Esmaeil Khatib. Nama terakhir dikonfirmasi pihak Teheran meninggal dunia pada Rabu 18 Maret 2026.

Mereka merupakan bagian dari 1.300 orang Iran yang telah meninggal dunia karena perang dengan AS-Israel. Hingga kini, Iran terus melancarkan serangan balasan kepada musuh-musuhnya tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU