Rabu, 01 OKTOBER 2025 • 12:30 WIB

PPP Terbelah Dua! Menkumham Supratman: Pemerintah Belum Putuskan Kubu Mana Sah

Author

Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas. (Arie/Z Creators)

INDOZONE.ID - Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas, menegaskan hingga kini pemerintah belum mengambil keputusan terkait dualisme kepengurusan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Ia menyebut Kemenkumham masih menunggu laporan resmi mengenai pendaftaran hasil musyawarah nasional (Munas) dari masing-masing kubu.

“Sampai dengan hari ini, pemerintah belum memutuskan apa-apa. Karena saya belum mengecek siapa yang sudah mendaftar. Jadi, saya belum tahu. Tetapi yang pasti, Kementerian Hukum akan melakukan pengecekan terkait pelaksanaan Munas-nya, apakah sudah sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga,” ujar Supratman kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Selasa (30/9/2025).

Baca juga: PPP Pecah Usai Muktamar Ricuh, Agus Suparmanto vs Mardiono Saling Klaim Jadi Ketua Umum

Menurutnya, pemerintah tidak akan ikut campur dalam konflik internal partai berlambang Ka’bah tersebut. “Kalau soal keributan, pemerintah nggak ikut campur. Pemerintah justru berpikir, kalau bisa urusan internal itu diselesaikan secara baik-baik,” tegasnya.

Supratman menambahkan, Kemenkumham hanya akan mengesahkan kepengurusan yang dinilai sah secara hukum dan sesuai AD/ART partai. “Siapa yang sesuai, kira-kira itu yang kita sahkan,” katanya.

Saat ini, ia mengaku belum menandatangani dokumen apa pun terkait pengesahan hasil Munas PPP. “Mungkin sudah ada yang mendaftar, tapi saya belum mendapat laporan. Dan saya belum tanda tangan apa pun,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan pemerintah akan meneliti terlebih dahulu dokumen dan proses Munas sebelum mengambil keputusan. “Selama masih ada konflik, ya tergantung. Tergantung AD/ART dan konflik seperti apa. Nanti kita teliti dulu,” tutupnya.

Konflik internal PPP kembali mencuat pasca-Muktamar ke-X yang digelar di Hotel Mercure, Jakarta Utara, Sabtu (28/9/2025). Masing-masing kubu mengklaim memiliki legitimasi kepemimpinan.

Baca juga: 7 Fakta Panas Muktamar PPP Ricuh: Mardiono Klaim Menang Aklamasi

Kubu Muhammad Mardiono mengklaim sebagai Ketua Umum sah setelah mendapatkan mandat hasil Muktamar dan dukungan sebagian besar pengurus wilayah.

Sementara itu, kubu Agus Suparmanto juga terpilih sebagai Ketua Umum dalam Muktamar yang digelar di lokasi yang sama. Agus menegaskan target utama kepemimpinannya adalah mengembalikan PPP ke parlemen pada Pemilu 2029.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU