Kamis, 30 OKTOBER 2025 • 15:54 WIB

5 Pernyataan Tegas Presiden Prabowo soal Mafia dan Orang Pintar yang Ngakali Rakyat di Pemerintahan

Author

Presiden Prabowo tegaskan tak boleh ada mafia dalam pemerintahan, soroti kebocoran kekayaan negara, dan dorong persatuan nasional. (Dok. Setpres)

INDOZONE.ID - Dalam acara pemusnahan barang bukti narkoba di Mabes Polri, pada RAbu (29/10/2025), Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya integritas, persatuan nasional, dan pemberantasan mafia di dalam pemerintahan.

Ia menyebut kebocoran kekayaan negara sebagai ancaman serius bagi masa depan bangsa.

Berikut ini pernyataan tegas Presiden Prabowo soal mafia di dalam pemerintahan:

1. Integritas Jadi Fondasi Bangsa

Presiden Prabowo menekankan bahwa integritas dan persatuan nasional adalah dasar utama untuk membangun Indonesia yang kuat dan berdaulat.

Ia menyebut bahwa tanpa moralitas dan kejujuran, sebesar apa pun potensi bangsa akan sia-sia.

Menurutnya, pemerintah harus menjadi contoh dalam menjaga nilai-nilai tersebut.

“Kalau sumber daya kita bocor, darah kita hilang. Kalau hilangnya terus-menerus, bertahun-tahun, berdekade-dekade, sudah pasti kita akan gagal sebagai bangsa,” kata Prabowo.

Baca juga: 5 Poin Penting Komitmen Prabowo soal Perubahan Iklim hingga Krisis Kesehatan

2. Kebocoran Kekayaan Negara Harus Dihentikan

Dalam pidatonya, Prabowo menyoroti kebocoran sumber daya alam yang selama ini merugikan negara. Ia menggambarkan Indonesia sebagai tubuh hidup, di mana kekayaan alam adalah darah yang mengalir di dalamnya.

Karena itu, pengelolaan kekayaan negara harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab agar hasilnya bisa dirasakan seluruh rakyat, bukan segelintir orang.

Baca juga: Adab Berkelas Presiden Prabowo, Sigap Genggam Tangan Sultan Brunei Turun Tangga di KTT ASEAN

3. Tak Boleh Ada Mafia di Pemerintahan

Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintahannya akan tegas terhadap oknum yang menyalahgunakan jabatan untuk kepentingan pribadi.

“Tidak boleh ada pemerintah dalam pemerintah. Tidak boleh ada mafia dalam pemerintahan,” ujarnya tegas.

Ia juga menambahkan para pemimpin tidak boleh membodohi rakyat karena merasa lebih pintar.

“Tidak boleh ada orang pinter di pemerintahan yang merasa bisa mengakali pemimpin politik atau rakyat. Ini harus kita bongkar sampai akar-akarnya,” ujarnya.

4. Amankan Kekayaan Nasional

Salah satu prioritas awal pemerintahan Prabowo adalah memastikan tidak ada lagi kekayaan nasional yang bocor keluar negeri. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dan semangat gotong royong dalam menjaga sumber daya Indonesia.

Langkah ini juga disebut sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi dan mengurangi ketergantungan pada pihak luar.

5. Persatuan Nasional adalah Kunci

Di akhir pidatonya, Presiden Prabowo kembali menegaskan pentingnya persatuan nasional di tengah perbedaan politik.

“Sekarang Indonesia harus berani punya cara kita sendiri. Demokrasi iya, bersaing boleh, tapi sesudah itu ya kerja sama, bahu-membahu,” ujarnya.

Menurutnya, persaingan dalam politik sah-sah saja, tapi setelah itu bangsa harus bersatu untuk membangun Indonesia yang lebih kuat dan mandiri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Setpres

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU