Selasa, 19 AGUSTUS 2025 • 10:32 WIB

Detektif Jubun Angkat Bicara Soal Tes DNA Sebagai Pembuktian Dalam Kasus Persetubuhan

Author

Ilustrasi Tes DNA. (Freepik)

INDOZONE.ID - Isu yang menyeret nama politisi Ridwan Kamil dan seorang wanita bernama Lisa Mariana menjadi sorotan publik setelah muncul klaim yang menyebut adanya hubungan khusus yang berujung pada dugaan anak di luar nikah. 

Tes DNA merupakan metode pembuktian ilmiah yang sangat akurat dan diakui secara hukum untuk memastikan hubungan biologis antara dua individu, seperti dalam kasus penentuan ayah biologis.

Selain memberikan kejelasan bagi semua pihak yang terlibat, pembuktian DNA juga dapat mencegah fitnah, menjaga reputasi, serta memperkuat keadilan berdasarkan fakta ilmiah, bukan sekadar asumsi atau tuduhan sepihak.

Ridwan Kamil usai menjalani tes DNA di gedung Bareskrim Polri, Jakarta. (Antara)

Polemik pembuktian tes DNA juga menjadi pembahasan Detektif Jubun, seorang investigator swasta yang telah berkarier di ranah pribadi selama puluhan tahun. Ia menanggapi tentang kasus pembuktian DNA.

Baca juga: Tes DNA Ridwan Kamil dan Lisa Mariana Sudah Dilakukan, Hasil Keluar 5–10 Hari Lagi

Dalam wawancara bersama Indozone, Detektif Jubun mengungkapkan bahwa dirinya belum pernah secara langsung menangani kasus pembuktian DNA.  Namun, ia membagikan pengalaman serupa yang pernah ia tangani dan memberikan perspektif profesional terhadap pentingnya tes DNA dalam pembuktian kasus semacam ini.

"DNA adalah Bukti Kuat, tapi Banyak yang Menolak"

Detektif Jubun menceritakan salah satu kasus yang pernah ia tangani, ketika seorang klien—yang ia samarkan dengan nama "Mawar"—datang kepadanya dalam kondisi penuh tekanan. Mawar mencurigai bahwa suaminya telah menghamili wanita lain, setelah wanita tersebut mengklaim anak dalam kandungannya adalah hasil hubungan dengan suaminya.

“Saya sarankan untuk melakukan tes DNA. Itu bukti paling kuat dan diakui secara hukum,” kata Jubun. Namun, anehnya, baik pihak wanita maupun suami dari Mawar menolak untuk melakukan tes tersebut. Detektif Jubun tidak menggali lebih dalam alasan penolakan itu karena, menurutnya, privasi dan keputusan klien harus tetap dihormati.

Sosok Detektif swasta Indonesia yang dikenal dengan Detektif Jubun. (Handout)

Investigasi Alternatif: Mencari Hubungan Lain

Karena tidak ada tes DNA, Detektif Jubun mengambil pendekatan lain. Ia menyarankan Mawar untuk mengumpulkan bukti bahwa wanita tersebut memiliki hubungan dengan pria lain. Dalam kasus serupa, Jubun pernah berhasil mengungkap siapa sebenarnya yang menghamili seorang wanita melalui teknik investigasi lapangan.

Baca juga: Pusdokkes Polri Sebut Tes DNA Ridwan Kamil dan Lisa Mariana Rampung Paling Lama 10 Hari

“Saya pernah mengungkap kasus serupa dan saya tuangkan dalam buku saya ‘Seni Membaca Rahasia Manusia’,” ujarnya.

Integrasi pribadi dan keluarga

Menanggapi maraknya kasus perselingkuhan dan klaim anak di luar nikah yang melibatkan tokoh publik, Detektif Jubun menyampaikan pesan tegas namun bijak. Sebagai seorang pria, suami, dan profesional, ia menghimbau pentingnya menjaga integritas pribadi dan keluarga.

“Hiduplah dengan benar, bermoral, dan jujur pada pasangan. Terutama bagi publik figur dan pejabat, seyogyanya memberikan keteladanan pada masyarakat. Segalanya bermula dari rumah,” tutup Jubun.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wawancara

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU