Kamis, 24 JULI 2025 • 17:34 WIB

Upaya Ungkap Misteri Tewasnya Diplomat Kemlu, 20 CCTV Ditelisik Polisi

Author

Ilustrasi Jenazah. (FREEPIK)

INDOZONE.ID - Polda Metro Jaya masih mencoba membongkar misteri tewasnya diplomat Kemlu, Arya Daru Pangayunan (ADP), yang ditemukan dengan kondisi wajah dilakban. Puluhan CCTV pun dihimpun dan didalami oleh pihak kepolisian.

"Langkah-langkah yang dilakukan penyelidik tadi kan sudah kami jelaskan ya, memeriksa 15 saksi, kemudian mengecek TKP, sirkelnya, mengambil rekaman dari 20 CCTV dan lain sebagainya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (24/7/2025).

Ade Ary menyebut, puluhan CCTV ini berada di berbagai tempat, salah satunya merekam di kantor Kemlu.

"Hasil pendalaman terhadap CCTV yang ada di Gedung Kemenlu tempat korban bekerja, kemudian hasil pemeriksaan saksi-saksi yang dilakukan oleh penyelidik, maka diduga ya  tanggal 7 Juli 2025, jam 21 lebih 43 sampai jam 23 lebih 09 atau sekitar 1 jam 26 menit, diduga korban berada di rooftop lantai 12 gedung Kemenlu," kata Ade Ary.

Baca juga: Fakta Baru Terungkap! Sebelum Dilakban, Wajah Diplomat Kemlu Dibungkus Kresek!

"Kemudian, penyelidik mendapatkan fakta bahwa berdasarkan pengamatan CCTV tersebut, awalnya korban naik membawa tas gendong dan tas belanja, kemudian saat turun korban sudah tidak membawa tas gendong dan tas belanja," ungkapnya.

Lebih jauh, Ade Ary memastikan pihaknya akan melakukan pendalaman secara akurat, dengan tujuan hasil penyelidikan bisa dipertanggungjawabkan.

"Jadi, itu butuh waktu, butuh waktu ya. Jadi, mohon rekan-rekan bisa memahami proses yang kami lakukan agar proses ini dapat dipertanggungjawabkan, ya. Karena proses penyelidikan yang kami lakukan harus dapat dipertanggungjawabkan dan harus kami lakukan secara profesional dan proporsional ya," kata Ade Ary.

Sebelumnya, misteri kematian diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan masih tertutup. Belum diketahui secara pasti penyebab tewasnya korban, termasuk penjelasan terkait lakban yang melilit wajah korban.

Polda Metro Jaya terus melakukan penyelidikan untuk membongkar kasus ini. Sejumlah saksi terus diperiksa terkait kasus tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU