Minggu, 10 SEPTEMBER 2023 • 17:30 WIB

MKP Pecat Ketua DPC Gerindra Kota Semarang Terkait Penganiayaan Kader PDIP

Author

Majelis Kehormatan Partai (MKP) Gerindra memutuskan memecat Ketua DPC Gerindra Kota Semarang dalam sidang di Kantor DPP Partai Gerindra.
INDOZONE.ID - Majelis Kehormatan Partai (MKP) Gerindra memecat Ketua DPC Kota Semarang, Joko Santoso.

Pemecatan dilakukan karena Joko Santoso diduga terlibat aksi penganiayaan terhadap seorang kader PDI Perjuangan yang memasang bendera partainya.

Sanksi pemecatan itu diputuskan MKP Partai Gerindra, usai menggelar sidang terkait pelanggaran kode etik dan anggaran dasar, dalam hal ini ikrar jati diri Partai Gerindra, yang menyatakan kader partai harus bersikap sopan, rendah hati dan disiplin.

"Lima anggota majelis sepakat menjatuhkan putusan bahwa yang bersangkutan bersalah melanggar Pasal 68 Anggaran Dasar Partai Gerindra, yaitu soal jati diri Partai Gerindra yang harus berprilaku sopan, rendah hati dan disiplin," kata Ketua Majelis Kehormatan Partai Gerindra Habiburrokhman, usai sidang di Kantor DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta, Minggu (10/9/2023).

Baca Juga: Golkar dan PAN Gabung PKB dan Gerindra Usung Prabowo Subianto di Pilpres 2024

Sidang etik dan anggaran dasar MKP Gerindra ini dipimpin Habiburrokhman dan empat anggota majelis, yakni Maulan Bungaran, Rompi Rompas, Yunico Sjahril, dan Sutra Dewi.

"Jadi, beliau dalam pengakuannya mendatangi rumah kader PDIP, masuk kemudian membentak-bentak diakui sendiri Itu," kata Habiburrokhman yang juga Wakil Ketua Partai Gerindra.

Menurut anggota Komisi III DPR RI itu, pengakuan dan keterangan dari tim investigasi sudah cukup bagi MKP Gerindra untuk memutuskan sanksi terhadap Ketua DPC Kota Semarang.

"Sudah cukup bagi kami menjatuhkan putusan bahwa yang bersangkutan bersalah dan diberikan sanksi cukup berat diberhentikan sebagai Ketua DPC Kota Semarang," katanya.

Baca Juga: Tinggalkan Anies, PDIP akan Jajaki Peluang Kerja Sama dengan Partai Demokrat

Meski dicopot dari jabatan Ketua DPC Kota Semarang, DPP Partai Gerindra tidak memberhentikan Joko Santoso dari keanggotaan partai.

"Dicopot dari jabatan ketua itu sudah sanksi berat karena untuk jadi ketua itu berat seleksinya," ujar Habiburrokhman.

Ketua DPC Partai Gerindra Kota Semarang Joko Santoso membantah melakukan pemukulan terhadap salah satu kader PDI Perjuangan gara-gara pemasangan bendera partai politik yang pemberitaannya marak.

Dalam pernyataannya di Semarang, Sabtu (9/9), Joko menjelaskan bahwa pada Jumat (8/9) malam sekitar pukul 21.30 WIB, dirinya memang mendatangi rumah Suparjianto yang kebetulan salah satu kader PDI Perjuangan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU