Kamis, 16 FEBRUARI 2023 • 19:52 WIB

Detik-detik Pembunuhan Sopir Taksi Online oleh Bripda HS, Pelaku Sempat Ngaku Polisi

Author

Rekonstruksi kasus pembunuhan sopir taksi online oleh anggota Densus 88 Polri, Bripda HS, di Mapolda Metro Jaya. (INDOZONE/Samsudhuha Wildansyah)

Rekonstruksi kasus pembunuhan sopir taksi online di Depok yang dilakukan oleh anggota Densus 88 AT Polri berinisial Bripda HS membeberkan detik-detik pembunuhan berlangsung. Di sela-sela eksekusi, HS sempat mengaku sebagai anggota Polri kepada korban.

Adegan ini diawali saat pelaku kesulitan mengembalikan uang kakaknya yang digunakan bermain judi. Pelaku kemudian berkeliling mencari taksi online untuk dirampok.

"Adegan 16, tersangka naik ke dalam mobil Avanza merah tersebut dan duduk di kursi tengah belakang sopir," kata salah satu penyidik saat membacakan adegan rekonstruksi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (16/2/2023).

Baca Juga: 296 Orang Pelaku Kasus Kejahatan Jalanan Ditangkap Polisi Dalam Kurun Waktu 30 Hari

Pelaku mengarahkan taksi korban ke sebuah perumahan di Depok dari Semanggi. Pelaku dan korban sepakat menbayar tarif taksi Rp90 ribu tanpa melalui aplikasi.

Singkat cerita, ketika sudah sampai di Depok, adegan memperagakan saat pelaku meminta korban untuk menjalankan kendaraanya ke sebuah rumah yang diakui sebagai rumah rekan pelaku. Tujuannya untuk meminjam uang karena pelaku mengaku tidak membawa uang.

"Adegan 18, tersangka keluar mobil berpura-pura hendak meminjam uang kepada teman tersangka. Adegan 19 tersangka kembali lagi ke mobil dan berkata 'nggak ada Pak ternyata. Kalau ke ATM dulu boleh nggak?' Kemudian pengemudi tersebut mengatakan 'ya udah ayo'," kata penyidik.

Baca Juga: Tangis Pilu Istri Sopir Taksi Online Dibunuh Anggota Densus 88 saat Rekontruksi: Tega Kamu

Usai dari ATM, pelaku kembali masuk ke mobil dan melanjutkan perjalanan. Tiba di TKP yakni di kawasan Perumahan Bukit Cengkeh, pelaku langsung menodong senjata tajam ke arah korban dan mengaku sebagai anggota Polri.

"Adegan 25, korban membalikkan badannya ke arah tersangka kemudian tersangka menodongkan sebilah pisau yang tersangka bawa ke arah korban tersebut sembari mengatakan 'saya anggota'," beber penyidik.

Aksi penikaman pun dilakukan beberapa kali. Pelaku sempat keluar mobil untuk mengambil alih kursi kemudi.

Sayangnya, pelaku tidak bisa masuk ke dalam mobil karena korban mengunci pintu mobil dari dalam sedangkan barang pelaku masih berada di dalam mobil korban. Korban sempat meminta tolong dengan cara membunyikan klakson hingga membuat pelaku panik.

"Adegan 30, saat itu ada penghuni perumahan yang membuka pintu rumah dan saat itu korban membunyikan klaksonnya berkali-kali dan hal itu membuat tersangka menjadi panik. Adegan 31, tersangka berlari keluar dari area Perumahan Bukit Cengkeh hingga tiba di persimpangan Halte Mako Brimob," kata penyidik.

Pelaku pun berhasil melarikan diri sedangkan korban tewas disamping mobilnya sendiri. Tak butuh waktu lama, pelaku berhasil ditangkap.
 

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU