Puluhan anggota Polres Ponorogo mendatangi lokasi pengungsian korban longsor di Desa Talun, Kecamatan Ngebel maupun di Desa Sriti, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, Jawa Timur.
Para polisi dan polwan ini terjun ke pengungsian untuk memberikan trauma healing buat para pengungsi, utamanya anak-anak.
Tampak di lokasi, anggota Polres Ponorogo langsung mengajak anak-anak bernyanyi dan bermain bersama.
Anak-anak yang dihibur langsung tertawa renyah. Seolah mereka melupakan sesaat rasa trauma yang menimpa mereka waktu longsor beberapa waktu lalu.
“Kami bikin senang adik-adik di sana, mengajak bercerita, bernyanyi, dan bermain,” ujar Kapolres Ponorogo, AKBP Catur Cahyono Wibowo, Kamis (4/11/2022) siang.
AKBP Catur menambahkan bahwa tim trauma healing juga memberikan motivasi kepada warga agar bisa beraktivitas kembali, serta anak-anak yang tinggal di lokasi tersebut bisa beraktivitas, bermain dan tersenyum kembali.
"Warga tidak sendiri karena ada Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang akan selalu turun mendampingi warga di lokasi pengungsian,” katanya lagi.
Saat ini, warga yang diungsikan kurang lebih berjumlah 29 kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 92 orang di Dusun Ngemplak, Desa Sriti, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo. Mereka mengungsi sejak 21 Oktober 2022 lalu sampai sekarang.
Artikel Menarik Lainnya:
-
Wow! Mal Terbesar di Dunia Ini Luasnya 200 Kali Lapangan Sepak Bola, Ada Kebun Binatangnya
-
Jangan Salah! Sekilas Mirip Masjid, Bangunan Berkubah Ini Ternyata Kuburan, Pusara Siapa?
- Mengejutkan! WNI Ungkap Sisi Lain Amerika, Banyak Tunawisma Hidup di Dekat Kantor Presiden
- Keren! Warga Indonesia Menjadi Volunteer Piala Dunia 2022 Qatar, Intip Proses Pelatihannya
- Masya Allah! Berusia Ratusan Tahun, Inilah Masjid Tertua di Sumbar yang Masih Beratap Ijuk
Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: