Kamis, 03 NOVEMBER 2022 • 17:06 WIB

Trauma Healing, Polisi Hibur Anak Korban Longsor Ponorogo Sampai Terbahak-Bahak

Author

Anak-anak tertawa lepas di posko pengungsian (Z Creators/Pramita Kusumaningrum)

Puluhan anggota Polres Ponorogo mendatangi lokasi pengungsian korban longsor di Desa Talun, Kecamatan Ngebel maupun di Desa Sriti, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, Jawa Timur. 

Para polisi dan polwan ini terjun ke pengungsian untuk memberikan trauma healing buat para pengungsi, utamanya  anak-anak.

Tampak di lokasi, anggota Polres Ponorogo langsung mengajak anak-anak bernyanyi dan bermain bersama. 

Polisi menghibur warga korban longsor (Z Creators/Pramita Kusumaningrum)

Anak-anak yang dihibur langsung tertawa renyah. Seolah mereka melupakan sesaat rasa trauma yang menimpa mereka waktu longsor beberapa waktu lalu.

“Kami bikin senang adik-adik di sana, mengajak bercerita, bernyanyi, dan bermain,” ujar Kapolres Ponorogo, AKBP Catur Cahyono Wibowo, Kamis (4/11/2022) siang.

AKBP Catur menambahkan bahwa tim trauma healing  juga memberikan motivasi kepada warga agar bisa beraktivitas kembali, serta anak-anak yang tinggal di lokasi tersebut bisa beraktivitas, bermain dan tersenyum kembali.

"Warga tidak sendiri karena ada Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang akan selalu turun mendampingi warga di lokasi pengungsian,” katanya lagi. 

Polisi menghibur anak-anak korban longsor (Z Creators/Pramita Kusumaningrum)

Saat ini, warga yang diungsikan kurang lebih berjumlah 29 kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 92 orang di Dusun Ngemplak, Desa Sriti, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo. Mereka mengungsi sejak 21 Oktober 2022 lalu sampai sekarang. 

Artikel Menarik Lainnya:

Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.

Z Creators

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU