Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui terjadinya lonjakan kasus Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir. Meski demikian, ia menyebut, penanganan virus Corona di ibu kota masih terkendali.
Meski demikian, lanjutnya, jumlah keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit rujukan Covid-19 yang masih landai.
“Memang ada peningkatan angka kasus, karena hasil tes menunjukkan positif, tetapi kebutuhan untuk perawatan tidak meningkat signifikan," ucapnya di kawasan Jakarta Selatan, Minggu (19/6/2022).
Baca juga: Ngeri! Video Detik-detik Karyawan Pabrik Tersedot Mesin Penghancur, Untung Temannya Sigap
Diketahui, keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid-19 di DKI berdasarkan data hingga 12 Juni 2022 kemarin masih berada di angka 4 persen. Dari 3.880 tempat tidur yang disiapkan, baru terpakai 169 tempat tidur.
Sementara itu, kondisi yang sama terjadi di ruang intensive care unit (ICU), di mana tingkat keterisiannya berada di kisaran 5 persen. Dari 626 tempat tidur yang disediakan, terpakai saat ini 31 tempat tidur.
"Kami terus pantau ini, kalau dari sisi kapasitas kan ada. Tapi, ini kami pantau apakah ada peningkatan, tapi sejauh ini masih relatif aman," ungkap Anies.
Apabila kasus penyebaran virus Corona terus meledak, dan BOR RS rujukan Covid-19 semakin meningkat, Anies memastikan Pemprov DKI akan menambah kapasitas tempat tidur.
"Semuanya sudah disiapkan sejak dua tahun lalu, secara kesiapan siap. Tapi kami tidak boleh takabur, harus hati-hati, harus waspada dan kita jaga sama-sama," tandasnya.
Artikel Menarik Lainnya:
- Buntut Dari Surat Terbuka Berisi Hujatan untuk Elon Musk, SpaceX Pecat Lima Karyawan
- DJ Yasmin Main Sepeda Statis, Netizen Heboh Lihat Model Bajunya
- Pintar Cari Peluang, PNS Ini Bagikan Kiat Sukses Raup Cuan Besar dari Bisnis Seserahan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: