Ukraina mengundang para ibu Rusia untuk datang dan menjemput anak mereka yang telah ditangkap selama pertempuran.
“Sebuah keputusan telah diambil untuk menyerahkan pasukan Rusia yang ditangkap kepada ibu mereka, jika mereka datang untuk menjemput mereka di Ukraina, di Kiev,” demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Ukraina melansir Kyiv Independent, Kamis (3/2/2022).
Kyiv Independent melaporkan bahwa warga sipil Ukraina menyediakan teh dan makanan kepada tentara Rusia yang ditangkap. Mereka juga membiarkan tentara musuh itu menelepon ibu mereka melalui panggilan video.
A Russian soldier surrendered. Ukrainians gave him tea, food, and let him call his mother on video. I want to cry from how much I love my country. pic.twitter.com/ZiERQsyBbo
— Anastasiia Lapatina (@lapatina_) March 2, 2022
Pertemuan Kedua
Sementara itu, penasihat kepala Kantor Kepresidenan Ukraina, Alexey Arestovich mengatakan bahwa pertemuan kedua dengan Rusia akan segera berlangsung pada Rabu (2/2/2022) malam waktu setempat.
"Pembicaraan putaran kedua dengan Rusia akan berlangsung pada 2 Maret, dalam keanggotaan yang sama seperti sebelumnya,” katanya.
Dia menambahkan bahwa Ukraina akan bertahan dengan sikapnya.
Sumber Rusia mengatakan kepada TASS, bahwa putaran kedua yang mencari jalan damai akan berlangsung di Belovezhskaya Puscha di Belarus.
Sebelumnya, pada perundingan pertama, kedua pihak gagal mencapai kesepakatan setelah dialog selama lima jam di Gomel, Belarusia.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: