Senin, 20 DESEMBER 2021 • 12:39 WIB

50 Gazebo di Pantai Sepanjang Gunungkidul Rusak Parah Diterjang Angin, Pedagang Menangis

Author

Salah satu gazebo rusak parah di pantai di Gunungkidul, DIY, akibat diterjang angin beberapa waktu lalu. (Foto: SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul)

Sedikitnya 50 gazebo di kawasan Pantai Sepanjang, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, rusak parah akibat diterjang hujan deras yang disertai angin kencang pada Senin pagi (20/12/2021).

Tidak sedikit dari gazebo yang roboh dan atapnya berterbangan. Kondisi tersebut membuat pedagang tidak bisa berjualan hari ini.

Kukuh (67 tahun), salah satu pedagang di Pantai Sepanjang, mengatakan bahwa angin kencang menerjang kawasan pantai Minggu malam.

Kukuh (67 tahun) sedang mencari bulu babi di Pantai Sepanjang beberapa waktu lalu. (Foto: Indozone/Abul Muamar)

"Dari semalam hujan deras dan angin kencang. Banyak gazebo yang tumbang. Ada yang sampai nangis melihat gazebonya hancur, ibu-ibu," ujar Kukuh saat dihubungi wartawan Indozone melalui sambungan seluler.

Warung milik Kukuh sendiri tidak sampai roboh lantaran berada cukup jauh dari bibir pantai.

"Kalau warung saya gak apa-apa. Losmen saya juga gak apa-apa," ujarnya, seraya menanyakan wartawan Indozone kapan berkunjung lagi ke Pantai Sepanjang.

Tidak Ada Korban Jiwa

Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunung Kidul Surisdiyanto. (Foto: dokumen pribadi Surisdiyanto.)

Sementara itu, Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunung Kidul Surisdiyanto menjelaskan, timnya saat ini masih melakukan pendataan terkait nilai kerugian yang dialami para pedagang.

"Belum tahu berapa, ini masih kami hitung," ujarnya.

Surisdiyanto bilang, berdasarkan pantauan di lapangan, gazebo yang rusak lebih dari 80 persennya atap yang terbuat dari asbes.

"Syukurnya tidak ada korban jiwa karena saat hujan yang disertai angin masih sepi. Pedagang belum ada yang datang untuk berjualan. Kami masih melakukan pendataan untuk bahan kajian dan langkah selanjutnya," katanya, dikutip dari Antara.

Selain memporakporandakan puluhan gazebo, angin kencang dan hujan deras juga menyebabkan pohon tumbang, hingga menutup akses dari Pantai Sepanjang menuju pantai sebelahnya, yakni Pantai Nglolang.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk membantu menyingkirkan pohon tumbang karena menutup akses jalan, supaya kendaraan wisatawan dapat lewat," jelas Surisdiyanto.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU