Setelah menjadi sorotan dan bahan perbincangan dalam beberapa hari terakhir, anggota DPR RI Hillary Brigitta Lasut mengakui bahwa dirinya memang meminta ajudan dari institusi TNI.
"Banyak yang bertanya soal apakah benar saya meminta ajudan atau bantuan pengamanan dari TNI. Benar, saya menyurat ke KASAD untuk memohon bantuan pengamanan sesuai dengan Permen Nomor 85 Tahun 2014," ujar gadis 25 tahun itu lewat Instastory di akun Instagram-nya, @hillarybrigitta, Kamis (2/12).
Kenapa Hillary minta ajudan dari TNI, dan apa saja yang mendasarinya?
Berikut 4 fakta yang telah Indozone rangkum untuk pembaca.
1. Nilai TNI Selalu Siap Fisik dan Mental
Hillary mengungkapkan, dirinya ingin ajudan seorang tentara karena ia menilai tentara lebih siap secara fisik dan mental.
"Setelah mengetahui permen ini (Permen Nomor 85 Tahun 2014), saya yang sudah lama mempertimbangkan bantuan pengamanan memilih TNI karena secara fisik dan mental selalu siap untuk keadaan darurat," ujar dara kelahiran Manado, Sulawesi Utara, 22 Mei 1996 itu.
2. Tak Mau Merepotkan Kapolri
Hillary juga beralasan, dirinya tidak ingin merepotkan Kapolri karena dia mengaku sudah sering melakukannya.
"Saya terlalu sering merepotkan Pak Kapolri kalau meminta dari kepolisian," katanya.
Hillary, yang sering mengawal kasus rakyat di Sulawesi Utara, mengaku membutuhkan bantuan TNI.
"Terkait banyaknya kasus masyarakat kecil di Sulut yang saya kawal, saya merasa lebih nyaman kali ini meminta bantuan TNI," katanya.
Ia juga mengungkap bahwa dirinya butuh ajudan tentara untuk melindunginya saat bertugas di luar yang mengharuskannya bertemu banyak orang bahkan sampai larut malam.
"Serta mengeluarkan pendapat yang terkadang berbeda haluan dengan kepentingan sebagian golongan kuat, membuat ancaman dan rasa khawatir tidak terelakkan," ujar gadis berparas rupawan itu.
3. Butuh Bantuan sebagai Perempuan
Selain alasan tugas sebagai anggota DPR, Hillary juga mengakui bahwa dirinya, sebagai seorang perempuan muda dan belum menikah, membutuhkan bantuan keamanan di tengah urusan politik yang mengelilinginya.
"Kalau ditanya kenapa, jujur saja saya harus mengakui, cukup tidak mudah untuk menjadi seorang perempuan, berusia 20-an dan belum menikah, khususnya di dunia politik yang dinamis dan tidak tertebak," ungkap putri dari Elly Engelbert Lasut, Bupati Kepulauan Talaud tiga periode itu.
Tak cuma itu, Hillary juga mengungkapkan bahwa dirinya tinggal di ibukota dengan bibi dan adiknya yang masih kecil. Sedangkan ayahnya sering bertugas di daerah perbatasan.
"Tidak ada yang kuat secara fisik di rumah, adik laki-laki saya yang paling besar baru lulus SMP, yang paling kecil baru 3 tahun," katanya.
4. Pelindung bagi Adik-adiknya
Dalam penjelasannya, Hillary juga mengungkapkan bahwa dirinya kini menjadi pelindung adik-adiknya, sepeninggal ibunya di awal tahun 2021 ini.
Kemudian, dia juga bilang bahwa dirinya bukan tipe perempuan yang suka diikuti dan sadar bahwa dirinya tidak jago bela diri.
"Saya perempuan yang punya cita-cita besar tapi tidak bisa menutupi kemampuan fisik saya yang terbatas. Dan walaupun saya yakin wanita bisa jadi apa saja, saya rasa tidak ada salahnya mengakui keterbatasan diri sendiri dengan meminta bantuan selama tidak menyalahi aturan," katanya.
Hillary juga menegaskan, bahwa dirinya meminta bantuan pengamanan dari TNI karena butuh dan terdesak, bukan untuk kelihatan keren saja.
"Ada hal-hal besar dan strategis yang akan saya suarakan beberapa saat ke depan dan berpotensi mengganggu sekelompok oknum, sehingga saya yakin tindakan antisipasi tidak ada salahnya," ujarnya.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: