Senin, 11 OKTOBER 2021 • 16:51 WIB

Peserta Vaksin di Area Rehat KM19 Tol Jakarta-Cikampek Disediakan Pijat & Karaoke Gratis

Author

Layanan dan karaoke gratis tersedia di area rehat km19 tol Jakarta-Cikampek. (ANTARA/Pradita Kurniawan Syah)

Pemerintah menyediakan fasilitas pijat hingga pertunjukan musik gratis guna menarik minat masyarakat mendaftar sebagai peserta vaksinasi COVID-19

Fasilitas itu disediakan di area rehat di Km 19 ruas tol Jakarta-Cikampek di Desa Lambang Sari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

"Untuk pelayanan bagi peserta vaksin, kita siapkan minuman dan kursi pijat serta live music," kata Direktur Rest Area KM19 Tol Jakarta-Cikampek Desi Pratita, Senin (11/10), dikutip dari Antara.

Desi mengatakan, penyediaan fasilitas cuma-cuma itu juga bertujuan agar masyarakat tidak bosan saat menunggu hasil observasi dan sertifikat vaksin setelah menerima suntik dosis vaksinasi.

"Dengan fasilitas ini masyarakat jadi lebih tertarik mengikuti vaksinasi karena pada dasarnya kegiatan ini memang untuk mempermudah masyarakat khususnya pengguna kendaraan di jalan tol yang belum divaksin," ujarnya.

Sebelum vaksinasi masyarakat umum ini digelar, seluruh tenant yang ada di area rehat Km19 telah menerapkan protokol kesehatan ketat bahkan 95 persen pelayan restoran dan pegawai sudah divaksinasi sehingga aman untuk dikunjungi.

Desi juga mengatakan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan pihak swasta untuk membantu pemerintah mempercepat capaian vaksinasi.

"Kita kerja sama dengan Pemdes Lambang Sari dan kepolisian untuk memvaksin masyarakat berusia di atas 12 tahun dan ibu hamil serta masyarakat umum," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Lambang Sari Pipit Haryanti mengatakan vaksinasi bagi masyarakat umum di area rehat tol ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari mulai hari ini hingga Selasa (12/10).

Sedikitnya, ada 250 dosis vaksin merek Sinovac dari kepolisian melalui program vaksinasi merdeka di wilayah aglomerasi Jabodetabek dialokasikan bagi masyarakat yang ingin divaksinasi baik dosis pertama maupun kedua.

"Petugas vaksinator banyak dikerahkan agar masyarakat tidak lama mengantri. Alur vaksinasi juga diatur sedemikian rupa untuk memastikan protokol kesehatan tetap diterapkan secara optimal," katanya.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU