Jumat, 08 OKTOBER 2021 • 09:43 WIB

Klaim Kasus Kematian Covid-19 Nihil, Anies Jelaskan Beda Data Pemprov DKI dengan Pusat

Author

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswdan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta. (INDOZONE/Samsudhuha Wildansyah)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan bahwa tidak ada permintaan pelayanan pemakaman dengan protap Covid-19 di DKI Jakarta. Dengan begitu, artinya, pada 7 Oktober dinyatakan tidak ada kasus kematian.

Kendati demikian, klaim Anies tersebut berbeda dari data Satgas Covid-19 dan data harian Pemprov DKI yang menyebutkan terdapat satu kasus kematian akibat paparan virus corona tersebut.

Namun, Anies menjelaskan, perbedaan data tersebut terjadi karena adanya pemotongan waktu atau cut off dari pengumpulan data yang dihimpun oleh pihak Satgas maupun Pemprov DKI.

"Data Distamhut dari pukul 18.00 tanggal 6 sampai pukul 18.00 tanggal 7, tidak ada pemakaman Covid-19," ucap Anies dalam keterangannya yang dikutip Jumat (8/10/2021).

"Sementara, data Satgas Covid-19 merupakan cut off dari pukul 10 pagi tanggal 6 sampai 10 pagi tanggal 7. Artinya, satu yang meninggal merujuk data Satgas Covid-19 tersebut, dimakamkan sebelum pukul 18.00 kemarin (6/10)," tambahnya.

Seperti diketahui sebelumnya, dengan tidak adanya kasus kematian pada 24 jam terakhir itu, Anies meminta masyarakat untuk tidak menjadikannya perayaan, namun digunakan sebagai pengingat.

BACA JUGA: Jakarta Nol Kematian Covid-19, Anies: Bukan Perayaan

“Sebuah hari yang patut disyukuri. Alhamdulillah. Nol kematian di hari ini sama sekali bukan perayaan, karena pandemi jelas belum selesai," ungkap Anies.

"Ini adalah pengingat bahwa, atas izin Allah SWT dan atas ikhtiar kita semua, sebuah hari tanpa kematian Covid-19 adalah mungkin untuk dicapai,” tambahnya.

 

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU