Amerika Serikat (AS) tercatat sebagai salah satu negara dengan tingkat vaksinasi yang tinggi. Data terakhir dilansir Our World in Data, vaksinasi di negeri Paman Sam itu telah mencapai 56,3 persen atau sebanyak 185 juta penduduk telah divaksinasi lengkap.
Berbagai kebijakan telah dilakukan AS di tengah gencarnya vaksinasi, mulai dari melonggarkan pembatasan, diperbolehkannya kembali acara-acara yang dihadiri penonton, hingga imbauan tak perlu lagi memakai masker bagi yang sudah divaksin lengkap.
Kebijakan bebas masker bagi yang sudah divaksin di AS itu diakui oleh Presiden klub Persebaya yang juga putra sulung Dahlan Iskan, Azrul Ananda, bahwa Sejak Mei 2021, pemerintah AS tak mewajibkan penggunaan masker bagi masyarakat yang telah divaksinasi lengkap.
"Pemerintah pusat (AS) baru saja mengeluarkan anjuran baru tentang pengenaan masker. Bahwa kalau sudah divaksinasi, maka tidak perlu lagi bermasker. Sistemnya kepercayaan. Tidak perlu menunjukkan bukti apa-apa," tulis Azrul dikutip Indozone dari blog Happywdnesday, Selasa (5/10/2021).
Kendati demikian, penggunaan masker masih dianjurkan bagi yang belum divaksinasi lengkap. Bahkan anjuran tersebut didukung oleh semua restoran yang memasang tulisan sebagai pengingat bagi pengunjungnya untuk mengenakan masker bagi yang belum divaksin.
"Di tempat-tempat makan, semua memasang tulisan di depan. Dianjurkan mengenakan masker. Tapi kalau sudah divaksinasi, tidak perlu. Ketika duduk makan, silakan tidak bermasker," ungkap dia.
Kata Azrul, ada beberapa lokasi tempat yang memang diwajibkan mengenakan masker, bahkan peraturan itu diberlakukan bagi sudah atau belum divaksin. Misalnya di dalam transportasi atau ketika memasuki kawasan gedung pemerintah.
"Selama tur itu, pada beberapa lokasi masker wajib dipasang. Misalnya saat naik tram untuk tur keliling, juga saat masuk ke gedung-gedung NASA. Menurut aturan, kalau masuk gedung pemerintah federal, memang wajib bermasker. Tidak ada yang mengomel. Kalau wajib, ya pakai," kata dia.
Kemudahan vaksinasi Covid-19 di Amerika
Tingginya tingkat vaksinasi di AS tentunya tidak hanya karena pasokan vaksin yang banyak, tetapi juga kemudahan sistem vaksinasi yang diterapkan.
Baca Juga: Mudahnya Vaksinasi Covid-19 di Amerika, Lokasinya Ada di Mana-mana, Datang Langsung Suntik
Azrul mengungkapkan bahwa sistem vaksinasi di AS begitu memudahkan masyarakat. Lokasi vaksinasi mudah ditemukan dimana saja, bahkan di dalam supermarket sekalipun.
"Kami pergi ke Walmart, hypermarket paling populer di Amerika. Baru masuk, sudah ada papan tulisan penawaran vaksinasi. Gratis," kata Azrul dikutip Indozone dari blog Happywdnesday, Sabtu (2/10/2021).
"Cukup menuju bagian farmasi di Walmart, mendaftar di sana atau lewat aplikasi, lalu suntik. Benar-benar walk in. Tidak ada prosedur panjang. Tidak ada penjagaan aneh-aneh. Tidak ada "event" merayakan vaksinasi," lanjut dia.
Saat itu, petugas farmasi di supermarket tersebut menawarkan Azrul untuk disuntik vaksin Pfizer secara gratis.
Kemudahan vaksinasi tidak hanya ditemukan di satu lokasi farmasi saja. Kata Azrul, seluruh jaringan farmasi yang ditemukannya di AS semuanya menawarkan vaksinasi.
Suatu kali, Azrul mengunjungi farmasi Walgreens dan bertanya apakah bisa melakukan suntikan vaksin. Dia justru ditawarkan untuk disuntik saat itu juga.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: