Petani mengeruk garam dari "klakah" atau bilah bambu saat panen garam Jono di Desa Jono, Tawangharjo, Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (29/9/2021).
Garam tersebut tergolong unik dan langka karena bahan bakunya berasal dari air yang didapat dari sumur sekitar dan memiliki rasa yang lebih gurih bila dibandingkan dengan garam laut.
Produksi garam jono sudah beroperasi sejak masa penjajahan Belanda dan dijual dengan harga Rp10.000 per kilogram.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber:
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU