Serial Sianida Mirip Kasus Mirna-Jessica, Keluarga Mirna Sebut Pembuatnya Tak Punya Etika
Belakangan ini, netizen di media sosial dihebohkan dengan adanya serial yang berjudul Sianida. Jalan cerita serial tersebut dianggap mirip dengan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin.
Seperti diketahui, dalam kasus tersebut Mirna diduga dibunuh oleh Jessica Kumala Wongso melalui minuman kopi yang berisi racun sianida.
Terkait serial Sianida itu, salah seorang yang disebut pihak keluarga Mirna akhirnya angkat bicara. Melalui Instastory yang diunggah ulang oleh akun Twitter @AREAJULID, keluarga Mirna menyebut pembuat serial Sianida tak punya etika.
"Membiarkan orang-orang yang tak punya etika yang tidak meminta izin kepada keluarga kami untuk membuat film bodoh tentang keluarga kami," tulis keluarga Mirna.
Keluarga Mirna sangat menyayangkan ada pihak yang mencoba mengambil kesempatan dengan meraup keuntungan dari peristiwa memilukan yang dialami almarhum Mirna.
"Mereka mengaku terinspirasi, lalu menjadikannya viral sehingga bisa mendapatkan uang. Saya terkesima dengan orang-orang yang bisa menghasilkan uang dari cerita kesedihan hidup orang lain," lanjut tulis Instastory tersebut.
Dis! Ternyata pihak s1anida series belum minta izin dari keluarga korban.
— AREA JULID (@AREAJULID) September 1, 2021
Ini ig story dari saudaranya almarhumah wayan mirna
pic.twitter.com/DQ2L9xspGA
Sebelumnya, produser serial Sianida Raam Punjabi membantah bahwa cerita serial tersebut diangkat dari kasus pembunuhan Mirna.
"Kasus-kasus sianida itu sangat banyak di negeri kita, bahkan di seluruh dunia. Namun karena kasus yang terjadi di saat itu merupakan kasus yang high profile, jadi ini film kita juga diasosiasikan ke sana sebelum menonton kontennya," ujar Raam Punjabi dalam konferensi pers beberapa waktu lalu.
Raam Punjabi menegaskan bahwa serial Sianida berasal dari cerita fiktif dan tidak berkaitan dengan kasus pembunuhan yang dialami oleh Mirna.
"Saya tegaskan semua ini adalah cerita fiktif, banyak kasus-kasus sianida yang terjadi seperti saya katakan," lanjut Raam Punjabi.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: