Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat untuk tetap mematuhi peraturan protokol kesehatan, meski sejumlah daerah menunjukkan perkembangan penanganan Covid-19.
Pasalnya, menurut Jokowi, terdapat sejumlah negara yang sudah melaksanakan vaksinasi dalam jumlah besar masih mengalami lonjakan kasus Covid-19, karena warga yang abai protokol kesehatan.
"Beberapa negara yang penduduknya sudah divaksinasi sebanyak lebih dari 60 persen, ternyata saat ini juga masih mengalami gelombang lonjakan kasus Covid-19 lagi," ucapnya, Senin (30/8/2021).
"Hal ini terjadi karena masyarakatnya tidak disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan," tambah Kepala Negara tersebut.
Meskipun sudah terjadi perbaikan kasus Covid-19, Jokowi tetap meminta masyarakat tetap berhati-hati dalam menyikapinya, dan berkaca dari lonjakan kasus pada sejumlah negara.
Baca Juga: Tampang Ipda Jacob Bessie, Kapolsek yang Aniaya Warga dan Todongkan Pistol, Bakal Dipecat
"Kita harus mempelajari perkembangan situasi COVID-19 di berbagai negara dan terus mengambil berbagai pelajaran penting darinya," ungkap Jokowi.
"Oleh karena itu, kita harus bersama-sama menjaga agar kasus COVID-19 tidak naik lagi. Kuncinya sederhana, ayo segera ikut vaksin, ayo disiplin terapkan protokol kesehatan," tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Jokowi resmi mengumumkan kalau PPKM Level 3 untuk Jawa-Bali diperpanjang mulai dari 31 Agustus hingga 6 September 2021.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: