Rabu, 25 AGUSTUS 2021 • 11:08 WIB

Waspadai Masker Palsu, Ini Ciri Bahan Masker yang Berkualitas

Author

Pengendara yang mengenakan masker (ANTARA/Fikri Yusuf)

Penggunaan masker di masa pandemi merupakan salah satu anjuran yang diwajibkan sebagai upaya untuk melindungi diri dari virus Covid-19. Saat ini, ada berbagai macam masker yang dipakai oleh berbagai kalangan, seperti masker bedah, masker kain, masker N95 dan masker KN95.

Sayangnya, meski saat ini masker bedah yang sering kita pakai punya kemampuan filter udara lebih baik dari masker kain, namun sering ditemukan kebocoran di samping kanan-kiri masker. Akibat dari kebocoran tersebut, Jubir Pemerintah untuk Covid-19, Dokter Reisa Broto Asmoro lantas menyarankan untuk menggunakan masker ganda.

Masker ganda disarankan agar proteksi yang dihasilkan lebih ampuh mencegah virus. Karena dengan memakai 2 lapis masker, lapisan pada masker medis yang memiliki celah di kedua sisinya tadi bisa ditutup rapat oleh masker kain.

"Gunanya? Filtrasi atau daya saring masker akan semakin tinggi atau Penelitian Dr. Emily Sickbert Bennet dan kawan-kawan, membuktikan filtrasi masker dobel naik diatas 80 persen,” kata Dokter Reisa, dikutip pada Rabu (25/8).

Meski begitu, kamu dituntut untuk tetap waspada dengan berbagai jenis masker yang beredar di pasaran. Jangan sampai asal memilih masker yang akan digunakan.

"Masker medis yang benar punya bahan baku berupa meltblown dengan tingkat Bacterial Filtration Efficiency (bfe) di atas 99.9 persen," kata Direktur Utama PT Tata Global Sentosa Tasen, Ananta.

Dikutip dari Situs Kemenkes, masker bedah yang diakui yakni masker yang bahan materialnya terbuat dari Non-Woven Spunbond, Meltblown, Spunbond (SMS) dan Spunbond, Meltblown, Meltblown, dan Spunbond (SMMS).

Sayangnya, bahan baku untuk membuat masker dengan bahan yang baik, saat ini masih mahal, bahkan pernah dijual sampai Rp2,1 juta per kilogramnya. 


Meski begitu, saat ini pemerintah sedang berupaya memenuhi produksi dalam negeri agar dapat mengurangi beban biaya dari bahan impor, sehingga masyarakat bisa tetap memperoleh masker yang bagus dengan harga yang terjangkau.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU