Selasa, 17 AGUSTUS 2021 • 11:52 WIB

Ngeri! Detik-detik Warga Afghanistan Jatuh dari Pesawat Saat Coba Kabur dari Taliban

Author

Warga Afghanistan berebut mencoba naik di pesawat AS (Twitter)

Tiga orang warga Afghanistan dilaporkan tewas mengenaskan karena jatuh dari pesawat terbang milik Amerika Serikat yang lepas landas dari bandara Kabul.

Tiga orang tersebut diduga tidak mendapat tempat lagi di dalam pesawat sehingga nekat bergelantungan di dekat roda pesawat. Karena tak sanggup menahan kencangnya terpaan angin di ketinggian, ketiganya pun terjatuh.

Peristiwa mengerikan ini terekam dalam video yang viral di media sosial. Para penumpang ilegal itu jatuh dari ketinggian dan tampak seperti titik-titik.

“Tiga warga Kabul yang mencoba meninggalkan negara itu dengan bersembunyi di samping ban atau sayap pesawat Amerika, jatuh di atap penduduk setempat. Mereka kehilangan nyawa karena kondisi yang mengerikan di Kabul,” tulis Tariq Majidi, jurnalis TOLO News di akun Twitternya, dikutip Selasa (17/8/2021).

Bandara Kabul memang kacau dalam beberapa hari terakhir. Massa mencoba menghadang pesawat AS yang membawa warga negara mereka untuk dievakuasi dari Afghanistan yang situasinya tak menentu usai dikuasai Taliban.

Sekitar lima orang tewas di bandara yang dipadati oleh warga yang ingin meninggalkan Kabul. Belum diketahui pasti apakah mereka meninggal karena tembakan atau karena diinjak-injak.

Warga, termasuk wanita dan anak-anak berupaya memanjat tembok dan menerobos kawat berduri di bandara setelah Taliban menguasai istana presiden dan Presiden Ashraf Ghani melarikan diri.

Pasukan AS sampai harus melepaskan tembakan peringatan ke udara untuk mencegah warga menghalangi laju pesawat yang hendak lepas landas. Namun, ada warga yang tetap nekat naik dan bergelantungan di sayap dan roda pesawat.

"Kerumunan itu di luar kendali. Penembakan itu hanya dilakukan untuk meredakan kekacauan," kata seorang pejabat kepada Reuters.

Diberitakan sebelumnya, sikap Ghani yang melarikan diri dari negaranya menandai akhir kampanye dua dekade di mana AS dan sekutunya mencoba untuk mengubah Afghanistan. 

Pasukan keamanan negara yang dilatih Barat juga melarikan diri menjelang rencana penarikan pasukan Amerika terakhir pada akhir bulan. Pasukan NATO juga menarik diri dari Afghanistan.

Seorang warga bernama Shafi Arifi, yang memiliki tiket untuk melakukan perjalanan ke Uzbekistan pada hari Minggu, tidak dapat naik ke pesawatnya karena penuh dengan orang-orang yang berlari melintasi landasan. Tidak ada polisi ataupun staf bandara yang terlihat.

Pesawat AS mengevakuasi 640 warga Afghanistan dari Kabul (Courtesy of Defense One/Handout via REUTERS)

“Tidak ada ruang bagi kami untuk berdiri. Anak-anak menangis, wanita berteriak, pria muda dan tua sangat marah dan kesal, tidak ada yang bisa mendengar satu sama lain. Tidak ada oksigen untuk bernapas," katanya.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author

Zega

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU