Charities Aid Foundation (CAF) baru-baru ini merilis laporan World Giving Index tahun 2021 dan temuannya sepanjang tahun yang dilanda pandemi yaitu tahun 2020, yang dalam laporan khusus pandemi global.
Dari laporan tersebut, Indonesia tercatat sebagai negara yang paling dermawan di dunia. Hal ini terjadi karena sifat gotong royong yang telah dibudayakan oleh masyarakat Indonesia. Tentu hal tersebut menjadi prestasi yang luar biasa, terlebih di tengah pandemi Covid-19.
Setidaknya lebih dari 140 negara di seluruh dunia menggunakan data yang dikumpulkan oleh Gallup, sebuah perusahaan analitik dan penasihat Amerika. Dalam hal ini, Indeks Pemberian Dunia bertujuan untuk memberikan wawasan tentang ruang lingkup dan sifat memberi di seluruh dunia.
Dilansir dari World of Buzz, Sabtu (14/8/2021), Indeks Pemberian Dunia CAF menawarkan pandangan unik tentang tren global dalam kedermawanan. Studi ini mewawancarai lebih dari 1,6 juta orang di seluruh dunia sejak 2009 dan hasilnya adalah salah satu survei terbesar tentang pemberian yang pernah dibuat.
Baca juga: Penampakan Ikan Misterius yang Berubah Bentuk, Bikin Para Ilmuwan Kebingungan
Tiga faktor yang menentukan skor suatu negara termasuk berapa banyak individu yang membantu orang asing atau seseorang yang tidak mereka kenal yang membutuhkan bantuan, berapa banyak yang menyumbangkan uang untuk amal, dan berapa banyak yang menyumbangkan waktu mereka untuk organisasi amal.
Menurut data dan studi yang dilakukan sepanjang tahun 2020, lebih dari 3 miliar orang – lebih dari setengah (55%) populasi orang dewasa dunia – membantu seseorang yang tidak mereka kenal tahun lalu.
Ini adalah rekor tertinggi yang pernah tercatat sejak CAF World Giving Index dimulai pada tahun 2010. Tampaknya pandemi Covid-19 benar-benar membawa yang terbaik dari orang-orang di seluruh dunia, dengan lebih banyak orang yang menyumbangkan uang pada tahun 2020 dibandingkan dengan 5 tahun terakhir.
Daftar 10 negara paling dermawan juga telah berubah secara substansial pada tahun 2020, dengan negara-negara yang secara konsisten masuk dalam 10 Besar turun secara signifikan dalam daftar, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Irlandia, dan Belanda. Sebaliknya, sebagian besar dari 10 Besar untuk Indeks Pemberian Dunia CAF 2021 adalah negara berkembang.
Berikut daftarnya:
- Indonesia (69%)
- Kenya (58%)
- Nigeria (52%)
- Myanmar (51%)
- Australia (49%)
- Ghana (47%)
- Selandia Baru (47%)
- Uganda (46%)
- Kosovo (46%)
- Thailand (46%)
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: