Pandemi Covid-19 yang masih mengintai, telah merenggut banyak orang-orang terkasih. Seperti dialami oleh Qurrota Ayun, seorang karyawan di perusahaan BUMN, Perum Jasa Tirta 1.
Suaminya meninggal dunia karena terinfeksi Covid-19. Hal ini tak ayal membuatnya sedikit goyah, terlebih ada dua anak balita yang harus dia besarkan seorang diri. Satu berusia 5 tahun, dan satu lagi berusia 6 bulan.
Mendengar kabar duka yang dialami Qurrota, Menteri BUMN Erick Thohir mendatangi kediamannya untuk menawarkan bantuan. Erick Thohir bersedia memberikan beasiswa untuk kedua anak Qurrota dan menawarkan pekerjaan untuk adiknya.
"Semoga dukungan beasiswa bagi kedua anak dan tawaran pekerjaan untuk adiknya, dapat sedikit mengurangi beban Qurrota," tulis Erick Thohir di akun Instagramnya, dikutip Sabtu (14/8/2021).
Erick juga menginstruksikan BUMN agar menyisihkan dana CSR untuk membantu anak-anak karyawan BUMN yang jadi yatim atau yatim piatu karena orangtua terpapar Covid-19.
"Banyak anak-anak yang menjadi yatim/piatu, yang bisa saja kehilangan kesempatan bersekolah. Oleh karena itu saya minta kepada BUMN agar menyisihkan CSR-nya untuk membantu anak-anak karyawan BUMN yang kehilangan orang tuanya karena Covid-19. Semoga Tuhan senantiasa memberikan perlindungan dan kesehatan bagi kita semua. Aamiin YRA." pungkas Erick.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: