Selasa, 03 AGUSTUS 2021 • 19:58 WIB

Geger Ketua DPRD Kota Gorontalo Selingkuh dengan Rekan Kerjanya di Klinik, Istri Sah Marah

Author

Kolase foto Andi Helda Nyiwi alias Maya, Hardi Sidiki, dan istri sahnya, Herlina Ikano. (Istimewa)

Ketua DPRD Kota Gorontalo, Hardi Sidiki tengah diterpa isu tak sedap. Oleh sejumlah media online lokal di Kota Gorontalo, ia diberitakan diduga selingkuh dengan rekan kerjanya sesama anggota DPRD Kota Gorontalo, yakni Andi Helda Nyiwi yang berasal dari Partai Gerindra.

Pemberitaan mengenai dugaan perselingkuhan itu membuat geger publik Gorontalo setelah beredar video yang merekam cekcok mulut antara Andi Helda Nyiwi dengan seorang wanita yang merupakan istri dari mantan suami Andi Helda, SA.

Andi Helda Nyiwi dan SA bercerai pada 2 Juni 2021 setelah menikah secara siri pada tahun 2013.

Untuk diketahui, Andi Helda Nyiwi sudah menikah tiga kali. Di dalam video itu juga ada SA, pria yang merupakan mantan suaminya, yang kini sudah menikah lagi dengan perempuan lain. Perempuan lain itulah yang merekam video itu.

Setelah video dan berita dugaan perselingkuhan itu beredar, Hardi Sidiki dan istrinya pun menggelar konferensi pers untuk mengklarifikasi kabar tak sedap yang beredar.

Hardi menjelaskan, bahwa dirinya hanya bermaksud membantu Andi Helda Nyiwi yang hendak berobat di klinik tersebut pada hari Rabu (28/7/2021) karena lengannya sakit.

Saat itu, Andi Helda Nyiwi yang biasa disapa 'Maya', tidak kebagian nomor antrean karena hari itu sudah memenuhi kuota 10 nomor, sedangkan keadaannya tidak memungkinkan untuk menunda pengobatan.

Hardi mengaku dirinya dimintai tolong oleh Maya melalui telepon.

"Karena dia anggota saya, saya bantu. Saya telepon dokter Andang, 'Dok, ada anggota saya yang sakit tangannya, kira-kira bisa dibantu?' Bisa, kata dokter. Karena pada saat itu beliau benar-benar kesakitan dan tidak mau ditunda sampai besok," ujar Hardi menjelaskan kronologinya.

Karena tidak bisa membantu cukup via telepon dan harus datang langsung ke lokasi praktik dokter, Hardi pun akhirnya datang ke klinik tersebut.

"Terpaksa saya harus datang. Saya sampai di sana, saya melapor ke asisten dokternya. Saya tanya apakah ada pasien anggota saya yang sudah dihubungi oleh dokter Andang. Asisten bilang mau tanya dulu ke dokter. Lalu dibilang, 'Pak tolong duduk dulu nanti dipanggil'," jelas Hardi.

Saat duduk menunggu itulah, Hardi dan Maya direkam dan dianggap selingkuh.

Hardi kecewa bahwa kebersamaannya dengan Maya saat berada di tempat praktik dokter itu direkam dan dianggap sebagai perselingkuhan.

"Itu kan tempat umum, tempat praktik dokter. Mana mungkin saya selingkuh. Saya sebagai ketua dan dia sebagai anggota, itu hak saya membantu beliau. Dan beliau sudah menelepon saya minta tolong," katanya.

Hardi Sidiki dan istri sahnya, Herlina Ikano saat konferensi pers. (YouTube)

Hardi menilai, percekcokan antara Maya dengan istri mantan suami Maya bukanlah urusannya. Itulah kenapa ia sangat kecewa dengan narasi video yang menyebut dirinya selingkuh.

"Selama ini saya sama istri saya kan baik-baik saja. Rumah tangga kami baik-baik saja," kata dia.

Istri Sah Melapor ke Gerindra

Selain menggelar konferensi pers, istri sah Hardi Sidiki, Herlina Ikano, melayangkan surat kepada Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerindra, mengadukan Andi Helda Nyiwi alias Maya.

Dalam aduannya, Herlina mengungkapkan bahwa rumah tangganya terganggu oleh kehadiran Maya.

"Sebagai isteri sah, ibu rumah tangga dan ibu dari anak-anak yang masih membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari seorang bapak, saya tidak hanya terganggu, tapi juga prihatin dan kecewa dengan perilakunya (Maya) yang ternyata tidak mencerminkan sebagai seorang wakil rakyat yang seharusnya menjadi panutan di tengah-tengah keluarganya dan di tengah masyarakat," tulis Herlina dalam suratnya.

Dalam surat aduannya itu, Herlina juga menyebut bahwa dirinya telah melakukan pendekatan secara baik-baik agar Maya tidak lagi mengganggu dan mengusik keharmonisan rumah tangganya.

"Namun rupanya dia semakin nekat dan gelap mata, tidak lagi memiliki naluri serta nurani kehormatannya sebagai seorang perempuan yang masih memiliki suami, sekaligus seorang kader partai dan seorang wakil rakyat yang duduk di lembaga legislatif yang terhormat,” kata Herlina.

Surat Herlina Ikano kepada Ketua DPC Partai Gerindra Gorontalo. (Ist)

Herlina menambahkan, kehadiran Maya dalam rumah tangganya menimbulkan dampak negatif bagi nama besar keluarganya.

Ia pun mengungkit masa lalu Maya yang sudah pernah menikah tiga kali.

"Apalagi jika merunut jejak perjalanan hidupnya, ternyata AHN telah menikah sebanyak 3 kali. Dari perjalanan hidupnya tersebut, maka sebagai istri sah dari dari HS (Hardi Sidiki), ia tidak hanya menjadi ancaman bagi keutuhan rumah tangga kami yang selama ini sudah kami bina dengan susah payah, tapi juga kehadirannya telah menimbulkan dampak yang tidak baik terhadap perkembangan mental dan psikologi anak-anak kami,” kata Herlina.

Herlina pun berharap agar petinggi Gerindra memberikan sanksi tegas kepada Maya agar tidak lagi menganggu suaminya.

“Oleh karena itu, pengaduan ini menjadi harapan besar kiranya Gerindra Kota Gorontalo dapat memberikan teguran keras, sanksi kepada yang bersangkutan agar kembali bertobat menjalani kehidupannya secara baik dan bermoral," tambah Herlina.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU