Senin, 19 JULI 2021 • 13:05 WIB

Sebut Biaya Kremasi Naik 3-4 Kali Lipat, PSI DKI: Jangan Ada yang Raup Untung

Author

Pekerja memproduksi peti khusus jenazah virus corona di Jalan TMP Taruna, Kota Tangerang, Banten, Kamis (26/3/2020). (INDOZONE)

Anggota Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) August Hamonangan mengungkapkan adanya lonjakan biaya kremasi jenazah Covid-19. Ia menyebut, kenaikan biaya bisa mencapai 3-4 kali lipat dari harga normal.

"Situasi ini semakin diperburuk dengan adanya lonjakan biaya kremasi Covid-19 hingga 3-4 kali lipat dari harga normal," ucapnya dalam keterangan tertulis, Senin (19/7/2021).

Oleh sebab itu, Fraksi PSI meminta Pemprov DKI menyediakan fasilitas krematorium Covid-19 di Jakarta, dan menentukan batas atas dari biaya kremasi sehingga tidak menambah beban duka keluarga yang ditinggalkan.

Apalagi saat ini, tingkat kematian akibat Covid-19 sangat tinggi, dan kebutuhan pemulasaran pun akan semakin meningkat. Ia juga menerima keluhan sulitnya warga mendapatkan fasilitas kremasi di ibu kota.

“Perlu dipahami kalau warga Jakarta terdiri dari berbagai macam latar belakang agama dan budaya, yang tentunya tidak bisa semua dimakamkan di TPU sehingga perlu ada alternatif dan solusi dari Pemprov DKI Jakarta,” terangnya.

BACA JUGA: Jokowi: Vaksin Covid-19 Terbaik adalah yang Tersedia dan Paling Cepat Didapatkan

Lebih lanjut, August pun meminta Pemprov DKI Jakarta sigap saat menerima pengaduan warga apabila ditemukan tindak pungli atau peningkatan biaya kremasi yang tidak wajar, sehingga bisa langsung menindak, dan warga tidak dirugikan.

"Jangan sampai ada yang meraup untung dari kemalangan yang diderita orang lain, karena itu tindakan yang amat keji,” tandas August.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU