Selasa, 13 JULI 2021 • 11:52 WIB

Jika Mobilitas Tak Dibatasi, Menkes Tegaskan Rumah Sakit Tak Cukup Tampung Pasien Covid-19

Author

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin (ANTARA/TL)

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, dalam penanganan Covid-19 di Indonesia rumah sakit adalah garda terakhir. Namun sejatinya langkah utama yang perlu difokuskan adalah di sisi hulu adalah pendisiplinan masyarakat.

Budi berkata, tidak dibatasinya kegiatan mobilitas di hulu yakni di masyarakat tidak direm, maka seberapa banyak apapun penambahan rumah sakit, dokter, tenaga kesehatan hingga obat-obatan tak akan pernah cukup.

Baca Juga: Luhut Sebut Covid-19 Terkendali, PKS: Yang Ditunggu Bukan Pernyataan, tapi Aksi!

"Selama kegiatan di hulunya tidak dibatasi, mobilitasnya tidak direm, pergerakannya tidak dikurangi, seberapapun kita tambah kapasitas rumah sakitnya, dokternya, obatnya, oksigennya, tidak akan pernah cukup kalau memang penyebaran varian barunya ini tidak ditangani di hulu," ujar Budi dalam rapat kerja bersama dengan Komisi IX DPR, Selasa (13/7/2021).

Maka itu menurutnya yang terpenting saat ini adalah mengenai planing penanganan di sisi hulunya. Budi mencotohkan mengenai rumah sakit yang ditugaskan untuk menangani kecelakaan kendaraan.

Disebutkannya rumah sakit itu disebut Budi tidak akan pernah cukup kapasitasnya selama tidak pernah ada upaya mendisiplinkan masyarakat bagaimana menjalani atau mengendarai kendaraan dengan baik.

"Kalau kita bicara rs yang ditugaskan menangani kecelakaan tidak pernah cukup selama kita tidak pernah mendisiplinkan orang-orang bagaimana mengendarai mobilnya dengan baik," imbuh Budi.

Ilustrasi tersebut juga berlaku terkait rumah sakit sebagai tempat penanganan pasien Covid-19. Budi menghimbau masyarakat lebih disiplin terhadap protokol kesehatan dan tidak berpergian terlebih dahulu.

"Masalah kekurangan yang ada di rumah sakit ini, ini sebenarnya masalahnya ada di hulu. Jadi ini kembali ke kita bersama benar-benar kita harus bisa secara disiplin mengurangi pergerakan secara disiplin. Kemudian jangan ke mana-mana dulu di masa varian delta ini menyebar," tandas Budi.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU