Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno membantah bahwa kebijakan "Work From Bali" menjadi pemicu lonjakan kasus Covid-19 di Bali.
“Data yang kami dapat dari Satgas COVID-19 Bali, menunjukkan bahwa dominasi lonjakan kasus dipicu oleh transmisi lokal, yang hampir mencapai 84 persen," ujar Sandiaga Uno, dikutip dari Antara, Selasa (29/6/2021).
Kebijakan Work From Bali diberlakukan di 3 zona hijau, yaitu Sanur, Ubud, dan Nusa Dua. Sementara, peningkatan kasus terjadi di Denpasar, Gianayar, Buleleng, dan Tabanan.
Meski demikian, Sandiaga akan mengevaluasi kembali kebijakan ini. Dia juga mendorong percepatan vaksinasi dan pengetatan prokes Covid-19.
“Tentunya travel corridor arrangement ini terus kita siapkan. Memang kasus COVID-19 meningkat, tapi tidak berarti kita berhenti mempersiapkan. Kita harus terus menyiapkan terutama dari segi end-to-end CHSE, jadi begitu wisatawan mancanegara mendarat sampai kepulangan, kita persiapkan dan kita melibatkan kementerian/lembaga yang lain. Kita akan tingkatkan koordinasi di level menteri untuk dibawa keputusan akhir kepada Bapak Presiden setelah keadaan prakondisi COVID-19 yang lebih kondusif,” katanya.
Gubernur Bali, Wayan Koster juga menegaskan bahwa meningkatnya kasus COVID-19 di Bali, bukan karena program Work From Bali.
“Saya menegaskan tidak ada kaitannya sama sekali. Jadi memang ini naik karena seiring dengan peningkatan aktivitas masyarakat. Karena memang di Bali sekarang ini situasinya sudah seperti normal,” ujarnya.
Wayan menjelaskan banyak masyarakat Bali yang telah divaksin. Sehingga, ketika dinyatakan positif COVID-19, pemulihannya pun berlangsung dengan cepat.
Aturan masuk Bali juga diperketat, yaitu hanya menggunakan PCR untuk transportasi udara dan swab antigen untuk transportasi darat dan laut. Tes GeNose sudah tidak berlaku lagi.
“Untuk ke Bali tidak dibatasi, tetapi harus menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat lagi,” imbuhnya.
Wayan Koster juga berharap pembukaan kembali Bali yang ditargetkan pada akhir Juli tetap berjalan sesuai rencana.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: