Selasa, 29 JUNI 2021 • 09:48 WIB

Angin Kencang di Deli Serdang Rusak Atap Rumah Wartawan, 1 Anak Meninggal Dunia

Author

Rumah di Komplek Grand Residence 3, Deli Serdang rusak akibat angin kencang, Senin (28/6/2021). (photo/Istimewa)

Hujan deras dan angin kencang yang melanda beberapa kawasan di Kota Medan termasuk wilayah kabupaten Deli Serdang menelan korban jiwa, Senin (28/6/2021).

Tepatnya di kawasan Kompleks Grand Residence 3 di Jalan.H.M Puna Sembiring, Deli Serdang sekitar pukul 17.30 WIB angin kencang disertai hujan membuat atap rumah milik Luqman Saksono terbang hingga kurang lebih 100 meter yang akhirnya menimpa canopy milik Romulo Makarios Sinaga, salah seorang wartawan.

Akibat peristiwa tersebut satu orang anak lelaki bernama Taufiq Al Hidayah (7 tahun ) meninggal dunia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Luqman Saksono, ayah dari bocah yang meninggal tersebut mengatakan peristiwa itu tidak diketahuinya secara pasti.

"Yang meninggal anak saya bernama Taufiq baru tamat sekolah taman kanak-kanak. Saya dapat kabar dari ibunya Lela Rahmadhani," ucapnya yang saat itu baru pulang kerja.

Dia mengatakan bahwa anaknya meninggal karena tertimpa batu. 

"Tetangga saya melihat ada angin kencang lalu atap rumah terbang hingga menimpa rumah tetangga. Dan anak saya sudah dibawa ke rumah orangtua,jadi saya mau pergi melihatnya ," tutur Luqman.

Sedangkan, Romulo Makarios Sinaga yang rumahnya tertimpa canopy mengatakan tidak mengetahui persis kejadian itu karena mendapatkan informasi dari tetangganya.

"Saya tahunya rumah saya tertimpa atap rumah tetangga karena ada tetangga yang menghubungi termasuk adik ipar saya," ucap Romulo.

Sedangkan, Lidermawan Telaumbanua adik ipar Romulo mengatakan bahwa saat itu hujan deras melanda secara tiba-tiba dikejutkan dengan dentuman yang begitu keras.

"Saya lagi didalam rumah saat hujan tiba -tiba ada suara dentuman keras akhirnya saya buka pintu, saya lihat dari jendela canopy rumah sudah rubuh ," katanya.

Sementara itu, salah seorang warga mengatakan melihat langsung peristiwa angin kencang yang merusak atap rumah itu.

"Anginya kencang kali sama hujan langsung atap rumah tetangga itu melayang-layang langsung menimpa rumah Bapak Romulo Sinaga ," ungkapnya.

Alhasil, sekitar pukul 19.00 WIB, jajaran kepolisian dari Polsek Medan Patumbak turun ke lokasi untuk mendata korban luka dan meninggal dunia.

Artikel Menarik Lainnya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU