Ribuan orang di seluruh Afrika Selatan berbondong-bondong ke KwaHlathi di provinsi KwaZulu-Natal negara itu untuk mencari batu misterius yang diyakini sebagai berlian.
Orang-orang di Afrika Selatan telah menggali sejak Sabtu (12/6/2021) setelah ada kabar tentang seorang pengembala yang dapat benda seperti permata di lapangan terbuka yang diyakini beberapa sebagai kristal kuarsa.
Warga tidak tergoyahkan oleh fakta bahwa batu-batu itu belum diketahui bisa dijual atau tidak. Meski begitu, antrean panjang mobil telah menumpuk di jalan kerikil yang berdekatan dengan lapangan terbuka.
Beberapa bahkan mulai menjual batu tak dikenal dengan harga sekitar Rp 100 ribu dan Rp 310 ribu.
Seorang penambang mengatakan batu-batu itu adalah anugerah bagi masyarakat, yang menderita dari tingkat pengangguran yang tinggi.
Dikutip dari The Sun, seorang ayah dua anak berusia 27 tahun mengatakan penemuan itu membuat hidup mereka berubah karena tidak ada yang memiliki pekerjaan yang layak.
Departemen pertambangan Afrika Selatan telah mengirimkan tim ahli geologi dan pertambangan untuk mensurvei lokasi tersebut.
Pejabat pemerintah provinsi telah menyerukan agar daerah tersebut dibersihkan untuk memungkinkan pihak berwenang melakukan pemeriksaan mendalam.
Afrika Selatan salah satu negara yang tingkat pengangguran terburuk di Afrika, menjebak jutaan orang dalam kemiskinan sejak berakhirnya apartheid pada tahun 1994.
Negara ini adalah negara yang paling terindustrialisasi di Afrika tetapi memiliki 32,6 persen populasi pekerja tanpa pekerjaan, menurut angka kuartal pertama untuk tahun 2021.
Keributan di KwaHlathi terjadi setelah gambar dan video orang-orang yang menambang secara ilegal dan kegembiraan mulai beredar di media sosial.
Pihak berwenang di Afrika Selatan telah menyerukan untuk tenang dan sabar, sementara penyelidikan awal sedang berlangsung.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: