Kantor Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) diserbu puluhan tenaga honorer yang berunjuk rasa lantaran kontraknya tidak diperpanjang, Selasa (8/6/2021).
Dilansir Antara, Rabu (9/6/2021), pada kesempatan itu mereka membawa sejumlah spanduk dan poster bertuliskan tuntutan dan suara hati.
Sementara itu sebagian pengunjuk rasa berorasi mengeluhkan nasib yang menimpa mereka.
Sebagian besar pengunjuk rasa sebelumnya bekerja di bidang kesehatan dan lainnya dari bidang pendidikan.
Mereka juga mengaku siap bersaing kualitas dengan honorer yang menggantikan.
Pengunjuk rasa menuntut dapat berjumpa dengan Bupati Labura Hendriyanto Sitorus SE.
Mereka juga menduga pemutusan kontrak berkaitan dengan ekses pemilihan bupati/wakil bupati Labura Desember 2020 lalu.
Para pendemo sempat ditemui Pjs Sekdakab Labura H Suryaman SIP MPd.
Namun, Suryaman menyebutkan, Bupati tidak bisa menerima mereka karena pada saat bersamaan sedang memimpin rapat terkait penanggulangan Covid-19.
Suryaman mengatakan Bupati akan menerima perwakilan dari pengunjuk rasa, tapi para honorer itu meminta diterima seluruhnya.
Atas hal itu, pria yang juga Kadis Pendidikan Labura tersebut menyebutkan akan melaporkannya kepada Bupati.
Artikel Menarik Lainnya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: