PT Freeport Indonesia segera melaksanakan vaksinasi COVID-19 bagi karyawannya, maupun karyawan perusahaan privatisasi dan kontraktor yang berada pada garda terdepan untuk memberikan pelayanan publik.
VP PTFI Bidang Hubungan Pemerintah Jonny Lingga di Timika, Sabtu (05/06) mengatakan bahwa perusahaan sudah mendapatkan komitmen dari pemerintah untuk pengadaan vaksin gotong royong sebanyak 11.000 dosis.
"Apabila tidak ada halangan maka vaksin tahap pertama ini akan kami peroleh pada minggu kedua Juni ini," kata Jonny, seperti dilansir Antara.
Seperti diketahui, program vaksinasi gotong royong telah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo sejak 17 Mei 2021.
Jauh-jauh hari sebelum pencanangan oleh Presiden Jokowi itu, PTFI sudah melakukan koordinasi dengan Kemenkes, Kamar Dagang dan Industri (Kadin), MINDID serta PT Bio Farma di Jakarta untuk bisa memperoleh vaksin COVID-19.
Pemerintah sendiri melalui Kemenkes rencananya meluncurkan vaksin gotong royong tahap kedua pada akhir Juni.
"Kami juga akan mendapatkan alokasi pada tahap kedua itu, cuma kami belum dapat kepastian jumlah vaksinnya berapa banyak," ujar Jonny.
Sesuai permohonan awal PTFI kepada pemerintah, kebutuhan vaksin COVID-19 untuk seluruh karyawan maupun keluarga mereka baik yang berdomisili di area kerja di Timika, Jayapura dan Jakarta sebanyak 75.000 vaksin.
"Harapan PTFI adalah sesuai dengan permohonan sejak awal untuk mendapatkan 75.000 vaksin sesuai kebutuhan kami vaksin yang dialokasikan adalah Vaksin Sinopharm," jelasnya.
Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi karyawan PTFI dan perusahaan-perusahaan subkontraktornya akan ditangani oleh International ISOS yang selama ini bekerja sama menangani pelayanan kesehatan di RS Tembagapura maupun Klinik Kuala Kencana dan lainnya, termasuk di luar Papua.
Pihak ISOS International diketahui juga sudah mempunyai sertifikasi untuk dapat melakukan vaksinasi COVID-19.
Manajer External Corporate Communications PTFI Kerry Yarangga menambahkan, selain menunggu kedatangan vaksin Sinopharm yang akan tiba di Timika dalam beberapa waktu ke depan, melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika telah dilakukan vaksinasi bagi karyawan PTFI, privatisasi dan kontraktor sebanyak 4.800 dosis Vaksin Sinovac.
"Kami berterima kasih atas kerja sama dan partisipasi semua pihak dalam pelaksanaan vaksinasi ini dan berharap proses vaksinasi gotong-royong dapat berjalan lancar sehingga kita semua dapat mengatasi pandemi COVID-19," kata Kerry.
Sekalipun telah ada vaksin baik yang disiapkan oleh perusahaan maupun dari bantuan pemerintah, seluruh karyawan dan komunitas terkait di lingkungan PTFI tetap berkomitmen penuh untuk terus menjaga, menjalankan dan menaati protokol kesehatan di setiap lingkungan kerja.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: