Pelat khusus anggota DPR RI sudah mulai digunakan oleh sejumlah anggota DPR. Pengamat transportasi pun mengkritisi mengenai pelat tersebut.
Kritik yang yang dilontarkan salah satunya berkaitan dengan pelat yang bisa dipalsukan. Pengamat menilai pelat khusus TNI maupun Polri saja sudah sering dipalsukan.
"TNKB khusus untuk TNI dan Polri saja ada yang disalahgunakan dan dipalsukan, apalagi ada yang khusus anggota DPR," kata pengamat transportasi Djoko Setijowarno saat dihubungi Indozone, Jumat (21/5/2021).
Baca Juga: Viral Video Kerumunan di Pesta Ulang Tahun Gubernur Jatim Khofifah, Ini Klarifikasinya
Hadirnya pelat khusus tersebut diklaim untuk memudahkan pemantauan terhadap anggota DPR. Namun, Djoko menilai anggota DPR sendiri enggan dipantau.
"Tujuannya untuk mempermudah pemantauan kendaraan dinas DPR, padahal anggota DPR nggak senang dipantau," beber Djoko.
Lebih jauh Djoko menyebut hadirnya pelat khusus tersebut hanya membuang-buang anggaran negara jika tidak menambah produktivitas kerja dari anggota DPR itu sendiri.
"Adanya model TNKB khusus dapat diberikan dengan pertimbangan akan menambah produktivitas kerja. Jika tidak, sepertinya akan memboroskan anggaran negara atau APBN untuk mencetak TNKB yang baru," pungkas Djoko.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: