Warga Palestina Ditembak Polisi Israel di Al-Aqsa, Wamenag: Indonesia Berdiri di Belakang!
Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi menegaskan bangsa Indonesia selalu berdiri di belakang perjuangan rakyat Palestina, untuk memperoleh hak mereka sebagai negara dan bangsa yang merdeka dan berdaulat.
"Bangsa Indonesia selalu berdiri di belakang perjuangan rakyat Palestina. Prinsip bangsa Indonesia adalah menentang segala bentuk penjajahan di muka bumi karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan," ujar Wamenag, Minggu (9/5/2021).
Zainut mengatakan tindakan polisi Israel yang menembakkan peluru karet dan granat kejut ke arah pemuda Palestina di Masjid Al-Aqsa Yerusalem adalah perbuatan sangat keji.
Ditambah, pembubaran dan penembakan di Masjid Al-Aqsa itu di tengah kemarahan yang meningkat atas potensi penggusuran warga Palestina.
Absolutely horrendous scenes from inside Al-Aqsa Mosque compound where Israeli forces attacked peaceful worshippers holding night prayers pic.twitter.com/t70eALNaCc
— Arwa Ibrahim (@arwaib) May 7, 2021
"Belum lagi pengusiran terhadap warga Palestina yang bermukim di kawasan Sheikh Jarrah, sebelah timur Yerusalem. merupakan bentuk kesewenang-wenangan terhadap nilai-nilai kemanusiaan," kata dia.
Oleh karena itu, Zainut mengajak masyarakat Indonesia untuk terus memberikan dukungan terhadap rakyat Palestina dan sembari memanjatkan doa agar Allah SWT memberikan pertolongan dan keselamatan kepada mereka.
"Saya mengajak kepada seluruh umat Islam Indonesia untuk terus memberikan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina dan mendoakan mereka. Semoga Allah SWT segera menurunkan pertolongan dan memberikan keselamatan bagi warga Palestina," kata dia.
Diberitakan sebelumnya, ribuan warga Palestina berhadapan dengan ratusan polisi Israel yang memakai perlengkapan anti huru hara.
palestinians cant even pray in peace during the month of ramadan, ya allah please keep our palestinian brothers and sisters and the holy masjid al-aqsa safe #SaveSheikhJarrah pic.twitter.com/78myeBMQVd
— hiba (@maliksswift) May 7, 2021
Ketegangan telah meningkat di Yerusalem dan Tepi Barat yang diduduki selama bulan suci Ramadhan.
Bentrokan terjadi setiap malam di Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur --kawasan tempat banyak keluarga Palestina menghadapi penggusuran dalam kasus hukum yang sudah berjalan lama.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: