Warga Australia yang Terdampar di India karena Lonjakan Covid-19, Bisa Pulang Mulai 15 Mei
Warga Australia yang terdampar di India yang dilanda Covid-19 akan dapat kembali ke rumah mulai 15 Mei, Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan pada hari Jumat, dikutip dari Reuters.
Morrison mendukung keputusannya untuk memberlakukan perintah biosekuriti yang melarang penerbangan ke India dan dari India, larangan yang didukung oleh tuntutan potensial dan sanksi finansial.
Kebijakan itu menuai kritik keras dari anggota parlemen, ekspatriat, dan diaspora India, tetapi Morrison mengatakan itu telah berhasil memperlambat tingkat infeksi Covid-19 pada orang-orang yang dikarantina di Australia.
Sementara itu, Perdana Menteri negara bagian New South Wales Gladys Berejiklian mengatakan keputusan Selandia Baru untuk menangguhkan sebagian gelembung perjalanan dengan Australia sebagai akibat dari infeksi baru di Sydney adalah reaksi berlebihan.
Pejabat kesehatan negara bagian masih mencoba melacak tautan yang hilang dalam kasus seorang pria berusia 50 tahun yang didiagnosis dengan varian Covid-19 India.
Pengurutan genom telah mengaitkan kasus tersebut dengan seorang pelancong yang kembali dari Amerika Serikat, tetapi tidak ada jalur transmisi yang jelas antara kedua orang tersebut.
Pria yang menginfeksi istrinya dan pejabat kesehatan negara akan mengumumkan pada Jumat malam jika ada lebih banyak kasus.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: