10 Hari Setelah Pingsan di Ring saat Ikuti Kejuaraan Dunia, Petinju Remaja Ini Meninggal
Petinju remaja bernama Rashed Al-Swaisat dikabarkan meninggal dunia 10 hari setelah dirinya pingsang di atas ring selama pertandingan Kejuaraan Dunia Remaja.
Al-Swaisat dilarikan ke rumah sakit setelah bertanding melawan Anton Winogradow di Polandia awal bulan ini, di mana dia menjalani operasi darurat pada otak.
Namun, telah dipastikan bahwa operasi tersebut tidak berhasil dan 10 hari kemudian ia meninggal. Laporan menunjukkan dia pingsan selama putaran ketiga saat pertandingan setelah menjadi yang terbaik kedua di dua pembukaan.
Dilansir dari Daily Star, Jumat (30/4/2021), tidak diketahui apakah masalahnya sudah ada sebelum pertandingan atau akibat dari pukulan yang dia lakukan selama itu.
“Dengan kesedihan yang mendalam kami mengetahui meninggalnya Rashed Al-Swaisat dari Yordania, yang telah dirawat di rumah sakit pada 16 April lebih lanjut untuk pertarungannya selama AIBA YWCHs," tulis pihak AIBA, pelaksana kegiatan tersebut.
Baca juga: Pelajar di Pondok Pesantren Tak Diizinkan Balik Kampung untuk Merayakan Lebaran
"Pikiran kami bersama keluarga, teman, dan rekan satu timnya, kepada siapa kami menyampaikan belasungkawa yang tulus," tambah pernyataan itu.
Di sisi lain, Komite Olimpiade Jordan juga mengungkapkan belasungkawa mereka atas meninggalnya petinju nasional tersebut.
“Panitia mengungkapkan kesedihan yang mendalam dan rasa sakit yang mendalam atas kematian pemain tim tinju nasional untuk kategori yunior, Rashid Al-Swaisat, yang pindah ke rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa pada Senin malam sebagai akibat dari cedera yang dideritanya selama pertarungannya pada hari Jumat 16 April di Kejuaraan Dunia Pemuda,” kata pihak Komite.
Sementara presiden Federasi Tinju Belanda, Boris van der Vorst juga mengucapkan belasungkawanya atas kematian remaja tersebut.
“Hari ini adalah hari yang menyedihkan bagi seluruh komunitas tinju dunia, karena kami mengakui meninggalnya seorang pemuda, Rashed Al-Swaisat, yang merupakan anggota dari Tim Tinju Nasional Yordania. Simpati dan doaku untuk keluarga dan teman Rashed. Semoga jiwanya istirahat dalam damai," ungkapnya.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: