Inilah tampang Adam Ibrahim, pelaku perekayasa babi ngepet di wilayah Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Depok, yang membuat geger publik baru-baru ini.
Adam kini telah ditangkap oleh unit reskrim Polsek Sawangan. Dalam sebuah fotonya saat ditangkap, Adam diketahui lahir pada 16 Agustus 1977 (44 tahun). Ia ditangkap karena kasus dugaan pemberitaan bohong.
Kepada polisi, Adam mengaku kalau ia merekayasa babi ngepet itu demi terkenal. Ia sendiri rela mengeluarkan uang Rp900 ribu untuk membeli seekor babi di toko online.
Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Ewdin Siregar mengatakan, dalam melancarkan aksinya Adam tidak sendiri. Ia dibantu oleh delapan orang lainnya yang kini telah diburu.
"Sudah dari Maret mereka menyiapkan (skenario) cerita babi ngepet itu," ujarnya.
Adam kini sudah jadi tersangka dan dijerat dengan Pasal 14 ayat 1 dan atau Ayat 2 UU Nomor 1 tahun 1946 dengan ancaman hingga 10 tahun penjara.
Sebelumnya, hoaks yang dibuat oleh Adam sempat bikin warga gempar dan percaya.
Pasalnya, lokasi warga jauh dari habitat babi. Ditambah lagi, warga sebelumnya sempat kehilangan uang. Hal inilah yang membuat warga yakin bahwa ada babi jadi-jadian di kampung mereka.
Warga menangkap babi tersebut dengan menggunakan sorban. Setelah berhasil diamankan, babi tersebut disabet dengan sapu lidi lalu ditaburi garam. Sebelum ditangkap, babi tersebut sempat berusaha kabur.
Ketua RW 4 Bedahan Depok, Abdul Rosad juga mengatakan sempat melihat orang berjubah hitam diduga sosok di balik babi jadi-jadian tersebut.
Warga menangkap babi tersebut dengan cara telanjang atau tanpa pakaian.
Sebelum dipotong, warga sempat menggelar pengajian. Prosesi penyembelihannya pun disebut diiringin lantunan Al-Quran dan salawat. Setelah itu, babi dikuburkan di pemakaman warga yang lokasinya tidak jauh dari penangkapan.
Babi tersebut dikubur dengan badan dan kepala terpisah. Badan dan kepala babi diletakkan di kotak terpisah namun dikubur di lubang yang sama.
Berdasarkan kepercayaan warga setempat, jika babi dikubur dengan cara disatukan, kemungkinan babi tersebut akan hidup kembali.
Selanjutkan pada hari Rabu, polisi membongkar kuburan babi tersebut.
Setelah membongkar kuburan tersebut, plastik berisi babi dibuka dan ada kain didalamnya. Saat dibuka, terlihat ada kepala dan badan babi yang disembelih warga kemarin.
Polisi pun langsung mengambil meteran, untuk mengukur babi tersebut. Polisi pun menegaskan bangkai tersebut benar-benar babi.
Panjang babi tersebut diketahui sekitar 50 cm, dan diameter perutnya 255 cm, dengan berat 8 kg.
Artikel Menarik Lainnya:
- Dokter yang Hamil 5 Bulan di India Ini Meninggal Akibat Terpapar Covid-19
- Polisi Sebut Satu Tersangka Mafia Karantina Adalah Pensiunan Disparekraf DKI
- Viral, Video Remaja Jadikan Monumen Bersejarah Sebagai Landasan Bermain Skateboard
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: