Jumat, 09 APRIL 2021 • 16:15 WIB

Foto-foto Memilukan Oktovianus Rayo Berjuang Mendidik Anak Papua Sebelum Ditembak Mati KKB

Author

Foto bersama Oktovianus Rayo dengan anak-anak didiknya di Papua. (istimewa)

Foto-foto momen kebersamaan guru SD Inpres Kemabet di Distrik Beoga bersama anak-anak didiknya gunak mencetak masa depan kerap dibagikan Oktovianus Rayo (43) di media sosial.

Itu sebelum tenaga pendidik itu ditembak mati Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Barangkali tidak terbesit sedikitpun niat Oktovianus untuk membuat anak-anak Papua terjerumus dalam kubang kebodohan.

Paling tidak, itulah yang terlihat dalam momen yang dia bagikan dalam di akun Facebooknya.

Terlihat Oktovianus membagikan foto bersama anak-anak sekolah dasar peserta didiknya yang berpakaian merah putih.

Oktovianus tampak bersama anak didiknya. (Istimewa)

 

Bahkan anak-anak tersebut masih tanpa alas kaki untuk bisa bersekolah guna mengejar ketertinggalan pendidikan supaya bisa berguna bagi daerah dan lingkungannya.

Oktovianus tampak bersama anak didiknya. (Istimewa)

 

Pada foto yang lain terlihat Oktovianus membagikan foto merayakan Hari Kartini bersama orang Papua, anak-anak didiknya pada tahun 2016.

"Selamat hari Kartini ke 137 tahun 2016. Keluarga besar SD Inpres Kemabet," begitu tulisan dalam kertas karton yang mereka buat saat perayaan Hari Kartini.

Tampak Oktovianus mengenakan pakaian tradisional Tana Toraja. Barangkali ia ingin dekat dengan tanah kelahirannya di Sulawesi Selatan.

Oktovianus bersama anak didiknya merayakan Hari Kartini. (Istimewa)

 

Oktovianus merupakan guru SD Inpres Kemabet di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua.

Dia bersama istrinya Nathalina Pamean juga merupakan tenaga pendidik di Papua pada satu momen membagikan foto kebersamaan mereka mengucapkan selamat hari valentine.

"Hapy valentine buat semua saudaraku. sahabatku dan keluargaku dimana pun berada," tulis Oktovianus dalam akun Facebooknya tahun 2017 lalu seperti yang dikutip Indozone, Jumat (9/4/2021).

Oktovianus Rayo (43) bersama orang Papua. (Ist)

 

Bahkan saat banyak perjuangan yang dilaluinya, Oktovianus tetap semangat untuk mentransfer pengetahuan dan keterampilannya pada anak-anak papua.

"Hari pertama di semester genap baju terasa sempit jalan terasa berat tapi harus tetap semangat," tulis Oktovianus.

Namun nahas pada Kamis (8/4/2021) pagi, Oktovianus Rayo harus tewas meregang nyawa. Dia tertembus peluru yang ditembakkan KKB Papua.

Korban meninggal dengan dua tembakan dibagian rusuk kanan dan perut.

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri aksi kejij penembakan tersebut.

Kata Kapolda korban ditembak saat berada di kios miliknya oleh orang tidak dikenal, namun dugaan kuat pelaku merupakan kelompok kriminal bersenjata.

“Pelaku mendatangi korban menggunakan senjata pendek, lalu menembak korban didalam kios,” ucapnya.

Berdasarkan informasi ada beberapa rekan korban yang juga sesama guru diliputi rasa ketakutan dan langsung melarikan diri ke dalam hutan untuk berlindung setelah insiden penembakan tersebut.

Mereka berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, meski trauma karena salah satu rekan mereka jadi korban penembakan.

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengungkapkan kalau pelaku penembakan terhadap Oktovianus merupakan kelompok separatis Sabianus Waker.

Menurut Kapolda penembakan terhadap Oktovianus merupakan tindakan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, pasalnya korban merupakan tenaga pendidikan yang harusnya dilindungi.

Katanya seharusnya tenaga pendidikan dan kesehatan harus dilindungi, karena mereka adalah unjung tombang untuk membangun generasi penerus bangsa kedepan khususnya anak-anak Papua.

Ia menambahkan dalam waktu cepat pihaknya akan menyusun perkuatan yang nantinya dikirim ke Ilaga Puncak 

Artikel menarik lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU