Kamis, 28 JANUARI 2021 • 10:25 WIB

Anggaran Rp73,3 Triliun Vaksin Covid-19 Diperkirakan akan Naik Gara-gara Orang Kaya

Author

Vaksin Covid-19 (ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)

Anggaran Rp73,3 triliun untuk vaksin Covid-19 diperkirakan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan mengalami kenaikan.

"Estimasi Rp73,3 triliun berdasarkan estimasi harga yang disampaikan. Tentu, kita akan melihat dinamika yang terjadi," kata Sri Mulyani dalam raker dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Rabu (27/1/2021).

Kenaikan anggaran vaksin salah satunya disebabkan oleh negara kaya yang mulai memborong semua ketersediaan vaksin Covid-19.

"Mulai terjadi kenaikan harga vaksin sebab orang-orang negara kaya memborong semua dan orang-orang kaya di negara kaya mulai memborong sendiri," jelasnya.

Meski demikian, Sri Mulyani memastikan Pemerintah Indonesia tetap akan melakukan vaksinasi gratis untuk seluruh masyarakat untuk menjamin bahwa semua orang harus divaksinasi tanpa pengecualian.

"Total dosis diamankan itu 663,5 juta vaksin ini untuk memenuhi vaksinasi gratis herd immunity dan jangka waktu yang Presiden harapkan dapat selesai 2021, meski sebetulnya 15 bulan," katanya.

Untuk memenuhi kebutuhan vaksin, maka akan dilalukan realokasi anggaran agar tidak terjadi defisit. Realokasi juga difokuskan pada belanja nonprioritas serta penyesuaian pada belanja barang dan belanja modal nonoperasional.

"Ini akan diselesaikan pada Februari agar pelaksanaan pemulihan ekonomi dapat segera berjalan," ujarnya.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author

Zega

ZCreators
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU