Beberapa waktu ini viral sebuah unggahan di Twitter detik-detik pria yang berada di tepi Air Terjun Victoria sebelum akhirnya jatuh terpeleset dan tewas.
Pria tersebut diketahui bernama Roy George Tinashe Dikinyay (40), yang dilaporkan terpeleset di bebatuan dan terjun sekitar 350 kaki ke air terjun terbesar di dunia, di depan teman wanitanya pada Hari Tahun Baru.
Dilansir dari Newsday, Rabu (6/1/2021), mayar Dikinyay secara tragis ditemukan tiga mil di hilir di Zimbabwe. Sebelumnya, potret Dikinyay berada di tepi tebing sempat diabadikan oleh rekannya. Hingga tak diduga, ia jatuh karena terpeleset.
"Kami diberitahu oleh jeritan wanita itu dan dia memberitahu kami bahwa dia telah terpeleset dan jatuh," kata turis lain, dilansir dari Newsday.
Baca juga: Peristiwa Bersejarah 6 Januari: Maskapai Pertama Rute Dunia dan Lahirnya Acara 'Spontan'
"Karena hujan dan kabut, kami tidak dapat melacaknya setelah itu, dan saat itulah kami pergi untuk memberitahu petugas taman," tambah turis tersebut.
Sementara itu, Juru bicara Taman Nasional Zimbabwe Tinashe Farawo mengkonfirmasi operasi pencarian dilakukan setelah pria yang berusia 40 tahun itu dinyatakan hilang. Dan tak lama, mayatnya berhasil ditemukan namun pihak pencarian tak dapat mengambilnya.
This was the last picture of the Tourist who slipped and fell into the Victoria Falls Danger Zone. pic.twitter.com/QFvk5ZsCex
— Wellence Mujuru (@WellenceMujuru) January 3, 2021
"Mayatnya ditemukan, tetapi kami gagal untuk mengambilnya. Kami mencoba mencari cara untuk mengambilnya. Tempatnya licin dan ada air, jadi kami sudah meminta jasa dinas keamanan," kata Farawo.
Seperti yang diketahui, air terjun menjadi salah satu dari tujuh keajaiban alam dunia, terkenal dengan suara gemuruh air yang menerjang tepi tebing.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: