Jack Ma, miliarder asal China ini tiba-tiba menghilang sejak melontarkan kritikan terbuka terhadap kebijakan pemerintah China dalam pidatonya.
Dilaporkan The Sun, Jack Ma tidak terlihat di hadapan publik sejak bulan Oktober lalu. Padahal, Jack Ma yang kaya raya berkat Alibaba, pernah menjadi tokoh favorit pemerintahan komunis China.
Dia juga dikeluarkan sebagai juri di final Africa’s Business Heroes, sebuah ajang untuk pebisnis pemula. Foto Jack Ma dihapus dari halaman panel juri dan tidak muncul dalam video promosi.
"Karena konflik jadwal, Tuan Ma tidak dapat lagi menjadi bagian dari panel juri terakhir Pahlawan Bisnis Afrika awal tahun ini," kata seorang juru bicara Alibaba.
Dilansir dari Reuters, Jack Ma pernah mengecam peraturan China yang disebutnya menghambat inovasi. Tak lama, otoritas China kemudian mengumumkan penyelidikan anti-monopoli terhadap perusahaannya.
Akun Twitter Jack Ma juga sepi dari cuitan, padahal biasanya dia cukup aktif menuliskan beberapa cuitan dalam sehari.
Di bulan Maret lalu, seorang pengusaha properti bernama Ren Zhiqiang juga menghilang usai mengkritik Presiden China, Xi Jinping, sebagai badut gara-gara penanganan pandemi Covid-19.
6 bulan kemudian, Ren divonis penjara 18 tahun usai mengaku 'secara sukarela" melakukan berbagai tindak korupsi.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: