Jumat, 27 NOVEMBER 2020 • 12:12 WIB

Petugas Patroli Diserang KKB di Nduga, 3 Personel TNI Terkena Luka Tembak

Author

Ilustrasi penembakan. (EWN)

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali berulah melakukan aksi teror yang kali ini aksi teror mereka menyasar ke petugas yang sedang melakukan patroli di Nduga, Papua. Dalam baku tembak antara petugas dengan KKB, setidaknya ada sebanyak tiga anggota TNI yang terkena luka tembak.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kapen Kogabwilhan III) Kolonel Suriastawa. Dia menyebut insiden baku tembak terjadi kemarin.

"Kontak senjata pada hari ini terjadi sekitar pukul 15.15 di sekitar Kampung Kendibam, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga," kata Suriastawa dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Jumat (27/11/2020).

Dia mengatakan kala itu pasukan TNI yang merupakan pasukan gabungan Yonif R 700/WYC yang sedang patroli mendapat teror dari KKB. Aksi baku tembak pun terjadi dan mengakibatkan tiga personel TNI terkena luka tembak.

Ketiga personel itu kemudian dilarikan ke RSUD Mimika. Suriastawa mengatakan personel TNI yang terkena luka tembak saat ini sudah dalam keadaan yang stabil.

"Yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan baik-baik saja. Bagaimana pun juga TNI siap berkorban apa saja demi keselamatan masyarakat Papua dan bangsa Indonesia," beber Suriastawa.

Hingga saat ini, personel TNI masih memburu para KKB yang melakukan aksi teror di Papua. Patroli pun terus dilakukan baik oleh personel TNI maupun Polri untuk memastikan situasi keamanan warga Papua tetap aman.

"TNI tidak akan pernah lelah untuk mengamankan wilayah Papua dari gangguan kelompok pengacau seperti KKB ini dan terus akan melakukan pengejaran kepada mereka agar Papua bisa damai dan aman terutama menjelang bulan damai dan kasih dalam rangka menyambut perayaan Natal 2020," pungkas Suriastawa.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU