Duh! Jasad Pasien Corona di Lubuk Pakam Terlantar Karena Ditolak Warga Sekitar Pemakaman
Jasad pasien corona itu berinisial LM. Dia sempat terlantar di RSUD Deli Serdang karena proses pemakamannya ditolak oleh warga di sekitar 4 lokasi tempat pemakaman umum (TPU).
Peristiwa miris itu dibenarkan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Deli Serdang, Haris Binar Ginting pada Selasa (22/9).
Dijelaskan Haris, LM merupakan pasien Corona asal Kecamatan Lubuk Pakam. Dia dinyatakan meninggal saat dirawat di RSUD Deli Serdang pada Senin (21/9).
Saat akan dimakamkan di sejumlah TPU, warga di sekitar pemakaman menolaknya karena takut tertular Covid-19. Jasad LM kemudian dibawa kembali ke RSUD Deli Serdang.
Beruntung, masalah tersebut sudah ditangani. Jasad LM sudah dimakamkan di Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, siang tadi.
"Kita sudah cari solusinya, (LM) dimakamkan di Deli Tua,” ujar Haris.
Dengan adanya peristiwa penolakan itu, Haris mengaku tak mau menyalahkan pihak manapun. Namun, dia memastikan bahwa pihaknya akan terus melakukan sosialisasi ke masyarakat.
“(Ke depan) kita akan kasih pengertian terus, sosialisasi kita perbanyak. Sebenarnya ini hanya miskomunikasi saja,” ujar Haris.
"Kita tidak menyalahkan masyarakat begitu mungkin pengalaman mereka. Mungkin karena merasa takut. Kita enggak mau cari kesalahan. (Ada) Provokator. Kita akan lakukan langkah persuasif," imbuh dia.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: