Beberapa waktu lalu, netizen dibuat terenyuh oleh video seorang kakek berprofesi sebagai pemulung mengaku berpenghasilan Rp1.500-Rp2.000 per hari-nya. Video tersebut pun viral di media sosial. Netizen merasa prihatin dengan kondisi sang kakek yang berjuang keras hidup di tengah pandemi corona ini.
Namun selang beberapa hari kemudian, beredar kabar bahwa sang kakek bernama Tono atau yang akrab disapa Abah Tono diketahui merupakan orang yang mampu.
Dalam foto-foto yang diunggah dalam akun @berita_gosip pada Minggu (10/5/2020), terlihat Abah Tono memiliki rumah bertingkat dan sepeda motor.
Dalam keterangan foto disebutkan bahwa warga di sekitar rumah Abah Tono yang berlokasi di Kampung Babakan Sondiri RT 02 RW 07 Desa Pangauban, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, merasa tidak nyaman karena sejak viral video tersebut banyak tamu yang datang memberikan bantuan. Sementara banyak warga lain yang lebih membutuhkan bantuan.
Menurut warga, Abah Tono mampu karena memiliki rumah permanen dua tingkat dan kendaraan roda dua. Ia tinggal bersama anak pertama dan menantunya. Sementara menurut kepala desa setempat, istri Abah Tono mendapat bantuan non tunai setiap bulannya dari pemerintah.
Menanggapi kabar ini, para netizen pun berbondong-bondong mengaku kesal.
"wah memanfaatkan org lain biar di kasihani," kata seorang netizen.
"kena prank wkwk," ucap netizen lainnya.
"Gini yg bikin org jd males ngasih2 pengemis. Ketahuan sedekah langsung ke yayasan yatim piatu deh.Gini yg bikin org jd males ngasih2 pengemis. Ketahuan sedekah langsung ke yayasan yatim piatu deh," timpal netizen lain.
"Saya malah kasihan udah tua bukan habisin waktu buat ibadah malah berbohong dgn cara kaya gt. Klo ngemis ya ngemis aja pak jgn berbojong," kata netizen lainnya.
Artikel menarik lainnya
Polisi Usut Rekaman Video Perundungan Ferdian Paleka Oleh Tahanan
Jokowi Ingatkan Masyarakat Tak Mudik Jika Sayang Keluarga
Akibat Covid-19, Ruben Onsu Rumahkan 2.500 Karyawan Tapi Tetap Beri THR
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: