Selasa, 28 APRIL 2020 • 15:34 WIB

Cegah Ledakan Populasi di Tengah Pandemi Corona, India Bagi-bagi Kondom

Author

Ilustrasi kondom. (unsplash/Reproductive Health Supplies Coalition)

Di tengah pandemi virus corona yang melanda sejumlah negara, Pemerintah Ballia di Uttar Pradesh, India membagikan kondom kepada warganya.

Kondom ini dibagikan dengan maksud untuk memberikan perlengkapan bagi keluarga berencana di Ballia, guna mencegah ledakan populasi.

Pejabat di kabupaten Ballia, India, khawatir dengan kebijakan lockdown dan kurangnya kegiatan di tengah corona, bisa memicu kenaikan populasi di daerah tersebut.

Ilustrasi Ilustrasi kondom. (unsplash/Reproductive Health Supplies Coalition). (unsplash/Reproductive Health Supplies Coalition)

Itulah kenapa anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) seperti Asha bersama dengan petugas kesehatan dan Bidan Perawat Bantu (ANM), diperintahkan untuk mendistribusikan paket kondom dan alat kontrasepsi lainya ke rumah warga.

Selain itu, warga di kabupaten Ballia, India juga diminta untuk sadar tentang manfaat keluarga berencana dan berbagai tidnakan pengedalian populasi yang sudah disediakan.  Asisten chief marketing officer (CMO) Ballia, Dr Ballinder Prasad mengatakan, pemerintah khawatir akan program keluarga berencana ini diabaikan warga di saat pandemi corona seperti sekarang ini.

India memberlakukan lockdown di tengah pandemi corona. (REUTERS/Pawan Kumar)

"Sekitar 30 ribu kondom telah didistribusikan sejauh ini selama lockdown," ujar Prasad yang dilansir dari Zee News India pada Selasa (27/4/2020).

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan bagi-bagi kondom ini bukanlah hal baru. Program ini sudah berjalan lama sebagai langkah pengendalian populasi oleh pemerintah.

Dr Prasad juga mengatakan bahwa lockdown di pedesaan, membuat aktivitas warga jadi lebih sedikit, sehingga pendistribusian kondom bisa cepat dilakukan.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Tags
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU