Selasa, 21 APRIL 2020 • 10:03 WIB

Bentrok Antar Kampung di Papua, Puluhan Rumah Dibakar

Author

Ilustrasi rumah dibakar (ANTARA)

Pertikaian antar warga terjadi di Papua. Bentrok warga Kampung Kehiran I  dengan warga Kampung Toware Distrik, Jayapura berujung pada pembakaran rumah warga di Kampung Toware.

Kasus itu bermula pada Sabtu (18/4/2020) lalu saat warga bernama Nimbrot Tungkoye yang sedang dipengaruhi minuman keras datang ke Kampung Kehiran I. Dua juga melakukan pengurasakan rumah milik salah satu warga kala itu.

"Keesokan harinya pukul 17.00 WIT, Nimbrot melakukan pemukulan ke warga bernama Ondoafi. Masyarakat Kehiran I yang tidak terima langsung menyerang warga Kampung Toware menggunakan alat tajam parang, panah dan lain-lain," kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal kepada Indozone, Selasa (21/4/2020).

Atas bentrok antar kampung itu, Nimbrot mengalami luka pada bagian kepalanya. Beberapa menit kemudian kembali terjadi bentrok antar kedua kampung tersebut hingga berujung pembakaran rumah di salah satu kampung itu.

"Beberapa menit kemudian masyarakat Kehiran I mendengar bahwa Ondoafi dipukul oleh massa dari Kampung Toware. Selanjutnya massa dari Kampung Kehiran I yang dibantu masyarakat dari Kampung Yoboi melakukan penyerangan dan membakar rumah warga Kampung Toware," papar Kamal.

Lebih jauh Kamal mengatakan, pihaknya langsung datang ke TKP dan mengahalau aksi bentrok antar kampung itu. Tercatat, 8 rumah warga hangus terbakar.

"Akibat dari pertikaian antara dua kampung itu, sekitar delapan unit rumah hangus terbakar dan 10 unit rumah dirusak oleh warga," kata Kamal.

Pihak kepolisian kini masih mengusut kasus tersebut dan sudah memanggil kedua tokoh adat antara kedua kampung itu. Pihak kepolisian juga menyayangkan tindakan yang dilakukan antar warga di dua kampung tersebut.

"Permasalahan awal tentang penganiyaan ini harusnya dapat di selesaikan dengan baik oleh kedua bela pihak sehingga tidak merugikan warga yang tidak tahu menahu karena egonya yang berujung pengrusakan dan pembakaran rumah," pungkas Kamal.

 

Artikel menarik lainnya

Pertama Dalam Sejarah, Harga Minyak WTI Anjlok dan Berakhir Negatif

Aturan yang Tak Jelas Disebut Jadi Pemicu Kontroversi Refund Tiket Pesawat

Meski Pandemi Virus Corona, Yuk Tetap Jadi Kartini Masa Kini

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU