Senin, 06 APRIL 2020 • 11:55 WIB

Pesan Berantai Sebarkan 27 Dokter Virus Corona Meninggal, Benarkah?

Author

Ilustrasi korban virus corona. (Unsplash/Adli Wahid).

Tenaga medis merupakan garda terdepan dalam penanganan wabah Covid-19 di Indonesia. Namun ada pula tenaga medis yang turut menjadi korban dari infeksi virus corona baru. Dalam sebulan terakhir, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) melalui akun media sosial resmi beberapa kali menginformasikan kabar duka terkait berpulangnya tenaga medis.

Kabar duka tersebut mengundang rasa sedih dan keprihatinan masyarakat. Terlebih dalam situasi seperti ini, beredar pesan berantai yang menginformasikan jika sudah ada 27 dokter yang menjadi korban Covid-19. Berikut isi pesan berantai tersebut.

“Innalillahi wa inna ilaihi roji’un semoga amal ibadah dan amal jariyah para dokter diterima Allah SWT, diampuni segala dosanya dan untuk keluarga yg ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan, insya Allah Jannah tempat mereka kembali. (ABAS TS),” tulis awalan isi pesan berantai tersebut.

Ilustrasi tenaga medis virus corona. (Unsplash/Ashkan Forouzani).

Selanjutnya, pesan memuat daftar nama-nama tenaga medis yang gugur dalam menjalankan tugas kemanusiaan dalam kasus Covid-19.

27 DOKTER KORBAN COVID -19 SP 5 APRIL 2020 IN MEMORIAM

1. Prof. DR. dr. Iwan Dvwi Prahasto (GB FK UGM)

2. Prof. DR. dr. Bambang Sutrisna (GB FKM UI)

3. drg. Amutavia Pancasari Artsianti Putri, Sp. Ort (RSUD Jati Sampurna, Bekasi)

4. drg. Yuniarto Budi Santosa, M.Kes (Dinkes Kota Bogor)

5. dr. Bartholomeus Bayu Satrio (IDI Jakarta Barat)

6. dr. Exsenveny Lalopua, M.Kes (Dinkes Kota Bandung)

7. dr. Hadio Ali K, Sp.S (Perdossi DKI Jakarta)

8. dr. Djoko Judodjoko, Sp.B (IDI Bogor)

9. dr. Adi Mirsa Putra, Sp.THT-KL (IDI Bekasi)

10. dr. Laurentius Panggabean, Sp.KJ (RSJ dr. Soeharto Herdjan)

11. dr. Ucok Martin Sp. P (Dosen FK USU)

12. dr. Toni Daniel Silitonga (Dinkes Bandung Barat)

13. dr. Efrizal Syamsudin, MM (RSUD Prabumulih, Sumatera Selatan)

14. dr. Ratih Purwarini, MSi (IDI Jakarta Timur)

15. Laksma (Purn) dr.  Jeanne PMR Winaktu,  SpBS.  Gugur pagi ini pk.  06.00 di RSAL Mintohardjo.

Rest in Peace.

16. Dr. Maas Musa Sp.A (Serpong).

17. Drg. Roselani Odang Sp.Pros

18. Dr. Anneke Suparwati, MPH (Dosen FKM UNDIP)

19. Dr Eddy Supriyadi SpPA

20. Dr. Heru S. (Undip 1974)

21.  Dr. Bernadetta Tuwsnakotta Sp-THT KL DI RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo

22. DR.Dr. Lukman Bubakar SpOT 

      (RsPersahabatan )

23. Dr Ketty , IDI Tangsel

24. Drg Gunawan Oentaryo, PDGI Banjarmasin

25. Dr. Adi Santoso, Leuwiliang Jabar

26. drg. Anna Herlina Ratnasari tgl 5 April 2020 pukul 02.50

27. dr. Wahyu Hidayat SpTHT-KL pada hari ini jam 06.13.

Terkait hal ini, Ketua Umum IDI dr. Daeng M. Faqih, SH., MH menyatakan, pesan berantai yang beredar tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya. Dirinya menyatakan IDI telah membentuk tim audit khusus untuk menelusuri kematian dokter terkait Covid-19.

“Isi pesan berantai tersebut masih akan ditelusuri oleh tim audit,” ujar dr Daeng kepada Indozone melalui pesan singkat, Senin (6/4/2020).

Ilustrasi berita hoaks virus corona. (Unsplash/engin akyurt).

Sementara itu, berdasarkan penelusuran di akun media sosial IDI, tercatat ada 19 dokter yang diumumkan menjadi korban Covid-19. Tidak semua dokter berpulang karena statusnya sebagai PDP atau positif Covid-19. Ada satu orang dokter yang dikabarkan meninggal karena kelelahan dalam penanganan infeksi virus corona baru.

Tak lupa dr. Daeng mengimbau agar masyarakat tetap berada di rumah sehingga terhindar dari Covid-19. Peran masyarakat untuk membatasi aktivitas sangatlah penting dalam pengendalian penyebaran virus corona baru agar tidak semakin meluas.

“Masyarakat sebaiknya tetap tinggal di rumah agar tidak tertular. Kalau terpaksa harus keluar rumah, maka harus pakai masker,” tandas dr Daeng.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU