Dua warga Depok, Jawa Barat yang positif terinfeksi virus corona tengah menjalani perawatan di RSPI Sulianti Saroso. Mereka adalah seorang ibu berusia 64 tahun dan putrinya 31 tahun. Saat kondisi tubuh harus menjalani perawatan di ruang isolasi, kedua pasien corona tersebut terganggu psikologisnya dengan pemberitaan di media sosial yang yang sangat masif dan menyudutkannya.
Pasien berinisial NT berusia 31 tahun membeberkan kronologi dirinya sakit hingga akhirnya divonis positif virus corona. Pada Minggu (16/2/2020), ia mengaku batuk dan demam. Ia pun memutuskan untuk tidak keluar rumah. Baru pada Kamis (27/2/2020), ia periksa ke RS Mitra Keluarga Depok dan dinyatakan bronchopneumonia, sementara sang ibu dinyatakan tifus.
"Kami saat itu masih tidak ada pikiran apapun meskipun dirawat," ujarnya dalam rilis yang diterima Indozone, Rabu (4/3/2020).
Kemudian, lanjut dia, pada Jumat (28/2/2020), ia mendapat kabar dari temannya di Malaysia bahwa perempuan warga negara Jepang positif corona sejak Rabu (26/2/2020).
"Dia (WN Jepang) ke Amigos Kemang tanggal 14 Febuari dan ke Paloma (tempat saya host) tanggal 15 Februari," tuturnya.
Mendengar kabar tersebut, ia berinisiatif kepada dokter agar diperiksa dan pada Minggu (1/3/2020) dimasukan ke dalam ruang isolasi di RSPI Sulianti Saroso hingga saat ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: