Senin, 22 APRIL 2019 • 14:04 WIB

Dinobatkan Sebagai Pelatih Terbaik Se-Asia, Eni Jadi Termotivasi Loloskan Atlet ke Olimpiade

Author

Dok. PB PASI

Usai dinobatkan sebagai pelatih terbaik se-Asia, pelatih lari jarak pendek pelatnas PB PASI, Eni Nuraeni, mengaku bahwa dirinya semakin termotivasi meloloskan anak asuhnya ke Olimpiade 2020 Tokyo.

"Saya berterima kasih kepada AAA (Asosisasi Atletik Asia) atas apresiasinya kepada saya, dan penghargaan ini memicu saya untuk berbuat lebih baik lagi," ungkap Eni.

Menurut dia, setelah melihat peta persaingan, peluang paling besar atlet atletik Indonesia untuk lolos ke Olimpiade ialah pada tim estafet 4x100 meter putra. Di nomor ini Indonesia sebelumnya mampu meraih medali perak di Asian Games 2018.

"Harapan saya, tim estafet (4x100 meter putra) kita bisa lolos ke Olimpiade 2020 di Tokyo," ujarnya.

Selain itu, ia juga menaruh harapan tinggi pada Lalu Muhamad Zohri. Menurutnya, Zohri mempunyai bakat dan juga karakter yang baik. Oleh karena itu, ia yakin bahwa Zohri bisa lebih tinggi lagi berprestasi di masa mendatang. Apalagi usia Zohri terbilang masih sangat muda.

Eni Nuraeni sendiri bukan sosok baru di dunia kepelatihan atletik Indonesia.
Ia telah menjadi pelatih atletik sejak tahun 1985. Eni merupakan mantan perenang peraih medali perak (nomor ganti perorangan) dan perunggu (nomor estafet gaya bebas) Asian Games 1962.

Eni kini berusia 72 tahun. Ia terjun atletik lantaran mengikuti jejak sang suami Sumartoyo Martodihardjo yang sudah lama terlibat di Atletik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Tags
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU