Minggu, 02 DESEMBER 2018 • 13:14 WIB

Fadli Zon : Tak Ada Masalah Seruan Habib Rizieq Soal Ganti Presiden

Author

(photo/Detikcom/Guruh Nuary)

Meski berada di Arab Saudi, HRS memberikan pidato di acara reuni 212 dalam bentuk rekaman. Dalam pidato itu HRS menyerukan 2019 ganti presiden. Menurut Fadli Zon, itu bukan masalah.

"Itu kan aspirasi Habib Rizieq, sah-sah saja. Saya kira sah, orang boleh berpendapat, kalau ada pendapat lain, ya silakan. Dan saya kira saya termasuk yang setuju dengan pendapat itu," ujar Fadli di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (2/12/2018), melansir Detikcom.

Fadli mengatakan aspirasi itu sah-sah saja dilakukan oleh HRS. Dia pun meminta pihak lain tak menanggapi hal ini secara naif dan berlebihan.

"Sekarang apa sih yang tidak ada politiknya, jadi jangan naiflah. Yang penting itu kita tahu kriteria kampanye itu ajakan dan sebagainya. Tapi kalau orang punya aspirasi mau ganti presiden, apa salahnya," katanya.

Wakil Ketua DPR itu menilai seruan HRS tak melanggar undang-undang, sehingga siapa saja berhak menyampaikannya.

"Emang kenapa kalau kita menyatakan 2019 ganti presiden? Emang mana salahnya, di mana letak kesalahannya? Dari sudut UU juga nggak ada," ujar Fadli.

Sebelumnya HRS menyerukan 2019 ganti presiden dalam rekaman pidato yang diputar di acara reuni 212. Padahal sebelumnya Bawaslu mengingatkan agar jangan ada unsur politik di acara reuni 212.

Dalam rekaman pidato itu HRS mengatakan jika keadaan negara Indonesia saat ini tengah kacau balau. HRS meminta umat agar melakukan perjuangan untuk perubahan.

"Dan menurut hemat saya, menurut hemat saya, menurut hemat saya, bahwa perubahan dalam waktu dekat di depan mata saya tidak lain adalah 2019 ganti presiden," imbuh Habib Rizieq.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Tags
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU