INDOZONE.ID - Cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Jawa dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan ribuan hektare areal sawah yang tersebar di beberapa titik sekitar Kabupaten Karawang, Jawa Barat terendam banjir.
Bencana tersebut terjadi akibat meluapnya air Sungai Citarum dan Cibeet serta banjir rob wilayah Karawang dalam beberapa hari terakhir.
Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Sarana Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Karawang, Mahmud, seperti INDOZONE sadur dari Antara, Jumat (23/1/2026).
Baca juga: Kompleks Polri Pondok Karya Mampang Tergenang Banjir, Setinggi 60 cm
Dari pantauan, terdapat 1.948 hektare areal sawah yang terendam banjir, tersebar di 20 desa di tujuh kecamatan yang terdapat di sekitar wilayah Karawang.
Banjir yang merendam areal sawah akibat meluapnya Sungai Citarum dan Cibeet serta banjir rob di wilayah utara Karawang.
Lahan seluas 1.928 hektare sawah yang terendam ialah tanaman padi yang masuk fase hari setelah tanam dan tanaman fase hari setelah semai.
Baca juga: Puluhan PPSU dan Satgas SDA Turun Tangan Atasi Banjir di DI Panjaitan
Seiring dengan masih tingginya intensitas hujan di wilayah Karawang, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan setempat masih terus melakukan pendataan areal sawah yang terendam banjir.
Banjir yang sudah berlangsung selama beberapa hari terakhir telah merendam ribuan rumah, sejumlah sarana pendidikan, sarana ibadah dan sarana publik hingga kantor pemerintahan.
Kondisi banjir terparah terjadi di wilayah Telukjambe Barat, tepatnya di sekitar Desa Karangligar. Ketinggian air di desa itu hampir mencapai 2 meter. Kondisi tersebut memaksa ratusan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA